Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Wakili Mendagri di Musrenbang DIY, Dirjen Teguh Tekankan Sinkronisasi Pembangunan Daerah dengan Asta Cita Presiden

Radar Nusantara, Yogyakarta – Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi mewakili Mendagri Tito Karnavian menghadiri Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2026 di Gedhong Pracimosono Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (15/4/2025).

Dalam arahannya Teguh meminta gelaran musrenbang jangan sekadar ‘business as usual’ karena setiap tahun diselenggarakan. “Namun selama 10 tahun berkecimpung di Musrenbang saya hapal Provinsi DIY itu lebih mengutamakan aspek subtansi dibanding seremonial,” kata Dirjen Teguh

Teguh mengatakan, pemerintah sebagai representasi negara berkewajiban menyelenggarakan pembangunan di segala bidang serta pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Demikian pula dengan pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya untuk mewujudkan tujuan pembangunan diharuskan ikut berkontribusi pada pencapauan target pembangunan nasional. “Demikian juga pembangunan di level kabupaten/kota se-DIY harus mampu mendukung pembangunan di provinsi,” tegas Teguh di hadapan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubowono X beserta jajaran.

Turut hadir dalam musrenbang, Wagub DIY, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, para bupati dan walikota se-DIY, serta para sekda dan Kepala OPD se-DIY.

Teguh juga memberi penekanan bahwa sinkronisasi dan harmonisasi menjadi hal yang sangat penting, karena pembangunan daerah merupakan bagian integral dari pembangunan nasional, sehingga memberikan kontribusi terhadap pencapaian berbagai target nasional,โ€ pesan DItjen Teguh

Mewakili Mendagri, Teguh berpesan RKPD DIY Tahun 2026 juga harus diselaraskan dengan arahan Presiden termasuk sinkronisasi pembangunan dengan Asta Cita Presiden, serta arahan kebijakan nasional untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Dalam Asta Cita Presiden, ada beberapa quick win yang perlu diperhatikan, seperti percepatan penurunan stunting, peningkatan pemeriksaan kesehatan, dan dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi.
“RKPD harus selaras dengan Asta Cita Presiden dan program daerah. Kualitas perencanaan pembangunan harus ditingkatkan agar menjadi efisien dan efektif. RKPD juga harus memperhatikan arah kebijakan keuangan daerah, seperti kebijakan pendapatan, belanja, dan pembiayaan,” urai Teguh.

Dalam RKPD 2026, Teguh juga mengimbau pemerintah DIY harus memperhatikan capaian makro DIY sebelumnya. Misalnya, laju pertumbuhan ekonomi DIY tahun 2024 sebesar 5,03% atau selevel dengan pertumbuhan ekonomi nasional. “Kendati perlu kita apresiasi DIY yang mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa pada tahun 2024.โ€

Demikian pula indeks pembangunan manusia (IPM), Dirjen Teguh sangat mengapresiasi Pemprov DIY yang selalu lebih tinggi dari rata-rata nasional. “Pada tahun 2024, IPM DIY mencapai 81,62, sedangkan IPM nasional 75,0, ini bagus,โ€ tandas Teguh.

Dirjen Teguh pun memberikan dorongan semangat agar jajaran Pemprov DIY bisa meningkatkan berbagai target pencapaian 2026 sesuai dengan level nasional.

Lulusan terbaik Fisipol UGM tahun 1991 ini pun berpesan terkait masalah cakupan perekaman KTP-el. Dari jumlah penduduk DIY sebesar 3.743.365 jiwa, dan wajib KTP sebesar 2.914.157 jiwa, yang sudah merekam 99,66%. Angka ini, kata Teguh, berada di atas rerata nasional yang 99,4%. โ€œTerima kasih teman-teman Disdukcapil di DIY, upaya teman-teman harus menjadi contoh bagi daerah lain dalam mencapai target cakupan perekaman KTP-el.โ€

Untuk mengatasi kelangkaan blanko KTP-el, Teguh mengatakan, Dukcapil membuat terobosan melalui aplikasi IKD, identitas kependudukan digital. โ€œIKD tak lain versi KTP-el dalam bentuk digital yang sangat memudahkan pelayanan publik yang sekarang mengacu pada sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) yang serba digital pula.โ€

Targetnya untuk tahun 2025 sebesar 30% penduduk wajib KTP-el harus sudah mengaktivasi IKD. “Ayo kita terus โ€˜maratonโ€™ ke berbagai sekolah dan perguruan tinggi di DIY, juga ke berbagai lapisan masyarakat melalui layanan jemput bola aktivasi IKD.โ€

Kemudian, terkait target pencapaian akta lahir, kartu identitas anak (KIA) dan buku pokok pemakaman (BPP), Dirjen Dukcapil menyebutkan, DIY bisa menjadi contoh daerah lainnya, karena sudah jauh di atas capaian target nasional.

Sementara Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi awal penting bagi perjalanan menuju Visi Jangka Panjang Daerah Tahun 2045, yakni DIY yang maju, sejahtera, berkelanjutan, dijiwai kebudayaan dan keistimewaan. “Saat ini merupakan fase keempat dari pelaksanaan RPJMD 2022-2027, dimana keberhasilan pencapaian target-target yang telah dirancang akan menjadi kunci dampak nyata yang dirasakan masyarakat,” kata Sri Sultan.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Beny Suharsono menyampaikan, bahwa penyusunan RKPD Tahun 2026 harus memiliki keterkaitan erat dengan dokumen Rencana Perencanaan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), dokumen Rencana Perencanaan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dokumen Rencana Perencanaan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), dan dokumen Rencana Perencanaan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Hal tersebut bertujuan untuk memastikan terwujudnya keberlanjutan pembangunan yang telah direncanakan. Dukcapil***


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ  Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Ridwan Onchy
4321800 Views
30 Jun 2026

Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM

Gilang Ramadan
79 Views
28 Jun 2026
Radar Daerah
Radar Nusantara
51 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
51 V | 30/06/2026
Aulia Lia
62 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
69 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
35 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
52 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara

Robi Mabruloh โ€ข 65 Views
30 Jun 2026

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

Ridwan Onchy โ€ข 48 Views
23 Jun 2026

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP โ€ข 43 Views
23 Jun 2026

Uni Eropa Hapus Baterai Tanam: Semua Smartphone 2027 Wajib User-Replaceable

Ridwan Onchy โ€ข 70 Views
21 Jun 2026

Bertemu Queen Mรกxima di Belanda, APINDO Dorong Kesehatan Finansial Pekerja

Ridwan Onchy โ€ข 45 Views
17 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi

Tutup Sarasehan KSTI 2026, Prabowo Dorong Riset dan Inovasi Jawab Tantangan Bangsa

Ridwan Onchy โ€ข 65 Views
28 Jun 2026
Politik
Robi Mabruloh
65 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
43 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
101 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
50 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
69 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
51 V | 30/06/2026
Radar Terkini

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
51 Views
30 Jun 2026
© 2026 Copyright ยฉ 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved