Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Tuan Hola Van Garut & Parakan Salak

Mohon koreksi bila ada yg salah ๐Ÿ™

Radar Nusantara, Garut, Jawa Barat – Siapa sangka, tanaman teh (Camellia sinensis) yg semula dibawa sbg tanaman hias dari Jepang oleh seorang warga Jerman Andreas Cleyer (1684) di daerah Tjigergracht di Batavia (Jkt) itu, jd kebanggaan Jawa Barat.

Awalnya tanaman teh hanya melengkapi koleksi Kebun Raya Bogor, 1684. Tahun 1827 dibuat kebun percobaan di Cisurupan Garut. Selanjutnya jadi kebun luas di Wanayasa Purwakarta. Tahun 1828 oleh gubjen van Den Bosch dimasukkan dalam sistem kulturtelsel. Itu sebabnya GLJ van der Hucht (om Willem) bisa membuka perkebunan teh di kaki Gunung Salak.

Siapa sih GLJ der Hucht yg akrab dipanggil Om Willem itu? Soalnya, keluarga besar Om Willem melar jd konglomerat perkebunan teh di Jawa Barat. Memang ada juga individu2 lainnya. Tapi gak sehebat klrg besar Om Willem yang tali temali, hubungan darah, adik ipar, anak, keponakan, saborondoyot dsbโ€ฆ jd boss-boss perkebunan, seperti termasuk Kerkhoven, Holle dan Boscha. Semuanya menguasai hampir seluruh perkebunan di tatar Sunda.

Konon, berawal dari sebuah kapal layar kecil โ€œSara Johanaโ€ dikemudikan Willem sendiri, pada 25 September 1843 bertolak dari Amsterdam mencari peruntungan nafkah ke Hindia Belanda. Di kapal layar kecil itu, terdiri 2 keluarga (bersama adik iparnya Willem: Pieter Holle), jumlah 10 orang, dan 6 orang diantaranya masih kanak2..

Coba bayangkan 151 hari diterjang samudera besar dunia: atlantis dan hindia, cuaca ekstrim, bertarung hidup-mati, komunitas keluarga kecil ini akhirnya berhasil berlabuh di Sunda Kelapa, Batavia (Jakarta) 23 Februari 1844.

BACA JUGA : Jejak Sejarah Raja Thailand Di Curug Dago, Bandung โ€“ Jawa Barat

Malang tak dpt ditolak, akibat perbedaan iklim di Batavia, isterinya Om Willem, Jannetje Pren jatuh sakit dan meninggal dunia setahun kemudian. Menyusul anak gadisnya, Albertine meninggal usia muda. Kemudian adik iparnya satu kapal, Pieter Holle, meninggal di Bogor. Setahun km adik kandungnya Om Willem datang menyusul dari Belanda, tapi meninggal juga di Parakan Salak, juga ikut meninggal anak lelaki dan keponakannya.

Rasanya bertubi2 cobaan datang, kematian demi kematian silih berganti dialami klrg Om Willem. Terpaksa ia menanggung kehidupan 2 janda dan 16 orang anak-keponakan yang masih kecil. Om Willem terlatih tabah sejak muda, menanggung kehidupan mrk semua.

Nah salah satu garis Holle (dari adik ipar Om Willem), anak tertuanya, Karel Frederick dikenal singkatan KF Holle jadi juragan kebun di Garut. Tp lidah Garut memanggilnya Tuan Hola atau Juragan Sepuh.

Lanjut Baca Ke Halaman 2


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ  Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Ridwan Onchy
4321800 Views
30 Jun 2026

Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM

Gilang Ramadan
87 Views
28 Jun 2026
Radar Daerah
Radar Nusantara
76 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
65 V | 30/06/2026
Aulia Lia
72 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
83 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
44 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
79 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara

Robi Mabruloh โ€ข 74 Views
30 Jun 2026

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

Ridwan Onchy โ€ข 59 Views
23 Jun 2026

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP โ€ข 52 Views
23 Jun 2026

Uni Eropa Hapus Baterai Tanam: Semua Smartphone 2027 Wajib User-Replaceable

Ridwan Onchy โ€ข 86 Views
21 Jun 2026

Bertemu Queen Mรกxima di Belanda, APINDO Dorong Kesehatan Finansial Pekerja

Ridwan Onchy โ€ข 64 Views
17 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi

Tutup Sarasehan KSTI 2026, Prabowo Dorong Riset dan Inovasi Jawab Tantangan Bangsa

Ridwan Onchy โ€ข 73 Views
28 Jun 2026
Politik
Robi Mabruloh
74 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
56 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
113 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
73 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
78 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
65 V | 30/06/2026
Radar Terkini

The Grip of the Wood and the Silence of the Stone

Dede Permana
118 Views
12 Okt 2026
© 2026 Copyright ยฉ 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved