Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Muh Haris Soroti Dampak Deforestasi dalam Kebijakan Ketahanan Pangan dan Energi

Radar Nusantara, Jakarta โ€“ Anggota Komisi XII DPR RI yang membidangi energi, lingkungan, dan investasi, Muh Haris, memberikan tanggapannya terkait rencana pemerintah untuk mengalihfungsikan 20 juta hektare lahan hutan menjadi kawasan untuk ketahanan pangan, energi, dan air. Kebijakan ini dinilai dapat memberikan dampak buruk terhadap lingkungan jika tidak dikelola dengan bijaksana.

Muh Haris mengapresiasi upaya pemerintah dalam mendorong ketahanan pangan, energi, dan air sebagai bagian dari Asta Cita. Namun, ia mengingatkan bahwa alih fungsi hutan secara masif dapat memicu ancaman serius terhadap ekosistem, stok karbon, dan keanekaragaman hayati.

โ€œKami memahami pentingnya ketahanan pangan dan energi, tetapi jangan sampai upaya tersebut mengorbankan hutan kita. Deforestasi yang tidak terkendali akan mengurangi stok karbon, meningkatkan emisi karbon ke atmosfer, dan mengancam keanekaragaman hayati yang ada di kawasan hutan,โ€ ujar Muh Haris.

Merujuk pada pernyataan Guru Besar IPB University, Herry Purnomo, Muh Haris menegaskan bahwa alih fungsi hutan menjadi kawasan pertanian monokultur dapat mengganggu keseimbangan ekosistem. Hutan memiliki peran penting dalam menyediakan habitat bagi flora dan fauna, termasuk spesies yang terancam punah seperti orangutan. Kehilangan keanekaragaman hayati ini, menurut Muh Haris, akan berdampak pada fungsi ekologis, seperti penyerbukan alami dan pengendalian hama.

โ€œSelain dampak pada biodiversitas, deforestasi juga dapat mengurangi kemampuan tanah dalam menahan air, yang pada akhirnya meningkatkan risiko banjir dan degradasi lingkungan,โ€ tambahnya.

Ia juga menggarisbawahi potensi kerugian pada sektor pertanian akibat perubahan iklim yang dipicu oleh deforestasi. โ€œKenaikan suhu global sebagai dampak deforestasi justru akan merugikan produktivitas pertanian. Dalam jangka panjang, hal ini bisa memicu gagal panen dan mengancam ketahanan pangan yang ingin dicapai,โ€ kata politisi Fraksi PKS tersebut.

Sebagai alternatif, Muh Haris mendukung solusi intensifikasi pertanian dibandingkan ekstensifikasi lahan. โ€œPemerintah perlu mengadopsi pendekatan intensifikasi dengan meningkatkan produktivitas lahan yang sudah ada, bukan membuka hutan baru yang akan merusak lingkungan,โ€ tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya memanfaatkan potensi wilayah perairan Indonesia untuk mendukung ketahanan pangan. โ€œSebagai negara maritim, Indonesia memiliki sumber daya laut yang melimpah. Kita harus memaksimalkan potensi ini sebagai solusi berkelanjutan tanpa merusak ekosistem daratan,โ€ ujarnya.

Muh Haris turut mempertanyakan ketersediaan lahan hutan produksi yang dapat dikonversi (HPK) sebagaimana disebutkan dalam Peraturan Menteri LHK Nomor 51 Tahun 2016. Dengan luas lahan HPK yang saat ini hanya mencapai 12,7 juta hektare, ia menilai bahwa target 20 juta hektare masih menyisakan celah sebesar 7,3 juta hektare.

โ€œPemerintah perlu transparan dalam menjelaskan dari mana kekurangan lahan ini akan dipenuhi. Apakah kita akan mengorbankan hutan lindung atau kawasan lain yang seharusnya dilestarikan? Hal ini harus dijawab dengan jelas,โ€ ujar Muh Haris.

Menutup tanggapannya, Muh Haris menyarankan agar pemanfaatan lahan hutan lebih diarahkan untuk produksi energi yang tidak menyebabkan deforestasi. โ€œLahan hutan dapat dimanfaatkan untuk energi terbarukan seperti bioenergi dengan tetap mempertahankan fungsi ekologisnya. Ini adalah langkah yang lebih seimbang untuk menjaga keberlanjutan,โ€ katanya.

Muh Haris menegaskan bahwa keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan pelestarian lingkungan harus menjadi prioritas utama. โ€œPembangunan yang berkelanjutan adalah kunci untuk memastikan bahwa generasi mendatang tetap dapat menikmati manfaat dari hutan kita. Kita harus bijak dalam mengambil keputusan untuk masa depan bangsa,โ€ tutupnya. Rudolf


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ  Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Ridwan Onchy
4321800 Views
30 Jun 2026

Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM

Gilang Ramadan
50 Views
28 Jun 2026
Radar Daerah
Radar Nusantara
35 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
26 V | 30/06/2026
Aulia Lia
37 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
40 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
18 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
31 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara

Robi Mabruloh โ€ข 37 Views
30 Jun 2026

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

Ridwan Onchy โ€ข 25 Views
23 Jun 2026

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP โ€ข 21 Views
23 Jun 2026

Uni Eropa Hapus Baterai Tanam: Semua Smartphone 2027 Wajib User-Replaceable

Ridwan Onchy โ€ข 35 Views
21 Jun 2026

Bertemu Queen Mรกxima di Belanda, APINDO Dorong Kesehatan Finansial Pekerja

Ridwan Onchy โ€ข 27 Views
17 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi

Tutup Sarasehan KSTI 2026, Prabowo Dorong Riset dan Inovasi Jawab Tantangan Bangsa

Ridwan Onchy โ€ข 22 Views
28 Jun 2026
Politik
Robi Mabruloh
37 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
23 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
65 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
17 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
44 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
26 V | 30/06/2026
Radar Terkini

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
26 Views
30 Jun 2026
© 2026 Copyright ยฉ 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved