Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Miliki Sumber Daya Melimpah, Mendagri: Indonesia Berpotensi Jadi Negara Dominan

Radar Nusantara, Jakarta โ€“ Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjelaskan bahwa Indonesia memiliki sumber daya melimpah yang berpotensi membuatnya menjadi negara dominan. Sumber daya tersebut yaitu banyaknya jumlah angkatan kerja, melimpahnya sumber daya alam, dan luasnya bentangan wilayah.

Mendagri mengatakan, ketiga sumber daya ini menjadi syarat penting bagi sebuah negara ketika ingin menjadi negara dominan. Hal itu mengingat instrumen untuk mendominasi negara lain saat ini salah satunya mengacu pada kekuatan ekonomi. Sementara kekuatan ini sangat dipengaruhi oleh kemampuan negara dalam memproduksi sesuatu.

Menurutnya Indonesia merupakan salah satu dari sedikit negara yang memiliki syarat tersebut. โ€œIndonesia berpotensi menjadi negara nomor empat atau nomor lima dominan ekonomi terbesar dunia itu sangat something which is not impossible, sesuatu yang bukanlah tidak mungkin,โ€ ujarnya saat menjadi narasumber Persiapan Keberangkatan Angkatan 233 Penerima Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) “Refleksi Merah Putih: Aku Pergi untuk Kembali” di Hotel Discovery Ancol, Jakarta, Senin (25/6/2024).

BACA JUGA : BSKDN Kemendagri Siapkan Strategi Kebijakan Pembangunan Daerah, Guna Respons Kondisi Ekonomi Terkini

Namun, dari ketiga sumber daya tersebut syarat terpenting adalah memiliki sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Sebab, tanpa SDM yang berkualitas sumber daya alam tidak dapat terkelola dengan baik. Dia menyebutkan, tak sedikit negara maju lantaran memiliki SDM yang berkualitas, meski sumber daya alamnya terbatas. SDM tersebut lahir dari sistem pendidikan yang bagus, serta dukungan terhadap masyarakat yang hendak belajar di negara luar.

Mendagri mengaku bahwa dirinya sebagai orang yang percaya bahwa SDM lebih penting dibanding sumber daya alam untuk membuat negara maju. Namun, apabila negara tersebut memiliki sumber daya alam yang melimpah dan SDM-nya berkualitas maka akan cepat melompat menjadi negara maju.

โ€œDan Indonesia memiliki potensi itu, natural resources hebat kalau di-manage dengan hebat di tangan sumber daya manusia yang hebat, Indonesia akan melompat, saya sangat yakin,โ€ ujarnya.

BACA JUGA : Kunjungi Korea Selatan, BSKDN Kemendagri Perkuat Penerapan Smart Governance

Oleh karena itu, dirinya berharap, angkatan 233 penerima beasiswa LPDP dapat memanfaatkan masa pendidikannya di luar negeri dengan baik. Selain mendapat pengetahuan, Mendagri mengingatkan kesempatan belajar tersebut agar dimanfaatkan untuk membangun jaringan dan mengadopsi budaya baik. โ€œJadi pulang dengan membawa tiga itu, knowledge, culture, dan juga network,โ€ jelas Mendagri.

Mendagri menyadari bahwa untuk mendapatkan beasiswa LPDP tidaklah mudah. Mereka yang mendapatkan beasiswa ini merupakan orang-orang yang beruntung dan terpilih. Karena itu, masa pendidikan di luar negeri harus dimanfaatkan sebaik mungkin. โ€œSaya mengucapkan selamat atas peluang yang telah dapat beasiswa ini, manfaatkan betul golden ticket ini untuk memperbaiki Indonesia, termasuk untuk memperbaiki kesempatan karier masing-masing secara personal,โ€ tandasnya.


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ  Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Ridwan Onchy
4321800 Views
30 Jun 2026

Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM

Gilang Ramadan
96 Views
28 Jun 2026
Radar Daerah
Radar Nusantara
85 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
75 V | 30/06/2026
Aulia Lia
86 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
90 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
49 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
88 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara

Robi Mabruloh โ€ข 88 Views
30 Jun 2026

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

Ridwan Onchy โ€ข 71 Views
23 Jun 2026

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP โ€ข 59 Views
23 Jun 2026

Uni Eropa Hapus Baterai Tanam: Semua Smartphone 2027 Wajib User-Replaceable

Ridwan Onchy โ€ข 106 Views
21 Jun 2026

Bertemu Queen Mรกxima di Belanda, APINDO Dorong Kesehatan Finansial Pekerja

Ridwan Onchy โ€ข 78 Views
17 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi

Tutup Sarasehan KSTI 2026, Prabowo Dorong Riset dan Inovasi Jawab Tantangan Bangsa

Ridwan Onchy โ€ข 92 Views
28 Jun 2026
Politik
Robi Mabruloh
88 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
67 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
119 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
90 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
84 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
75 V | 30/06/2026
Radar Terkini

The Quiet Return to Rhythm After the Long Pause

Derian Sapawi
104 Views
27 Okt 2026

The Kinetic Threshold: Why Movement Must Precede Consumption

Dede Permana
133 Views
27 Okt 2026

The Quiet Alchemy of Winter Fruit in Morning Porridge

Derian Sapawi
101 Views
26 Okt 2026

The Grip of the Wood and the Silence of the Stone

Dede Permana
137 Views
12 Okt 2026
© 2026 Copyright ยฉ 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved