Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Melihat 8 Senjata Andalan Kopassus, Bahkan Mampu Temb4k Target Berjarak 2 Km

Radar Nusantara, Komando Pasukan Khusus atau yang lebih dikenal sebagai Kopassus merupakan satuan elite TNI Angkatan Darat yang memiliki kemampuan khusus dalam berbagai operasi militer. Untuk mendukung keberhasilan misi yang seringkali berisiko tinggi dan membutuhkan presisi, para prajurit Kopassus dibekali dengan berbagai jenis persenjataan yang mumpuni. Senjata-senjata ini tidak hanya berasal dari pabrikan luar negeri yang ternama, tetapi juga banyak yang merupakan produksi dalam negeri buatan PT Pindad. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai delapan senjata andalan yang kerap digunakan oleh Korps Baret Merah tersebut dalam medan operasi.

Senjata pertama adalah MP-2 atau yang populer dengan nama IMI Uzi. Senapan mesin ringan berlaras pendek ini memiliki bentuk yang ringkas menyerupai pistol, namun mematikan. Dikembangkan pada akhir tahun 1940-an, Uzi memiliki keunggulan dalam hal stabilitas, yang memungkinkan penggunanya menembak dengan akurat dalam jarak pendek. Kemampuan tembaknya mencapai 60 hingga 120 peluru per menit tergantung jenisnya. Senjata ini memiliki sejarah emas saat digunakan Kopassus dalam operasi pembebasan sandera pesawat Garuda di Woyla, Thailand, pada tahun 1981 karena sangat efektif untuk pertempuran jarak dekat di ruang sempit.

Kedua adalah Bren, sebuah senapan mesin ringan buatan Inggris. Senjata ini memiliki nilai historis yang kuat bagi Kopassus karena menjadi salah satu andalan pada masa awal pembentukan pasukan ini di tahun 1953. Awalnya dibawa oleh tentara Inggris pasca kekalahan Jepang di Perang Dunia II, Bren kemudian diadopsi dan digunakan oleh Kopassus untuk mendukung berbagai operasi hingga tahun 1991 sebelum akhirnya digantikan oleh senjata yang lebih modern.

Ketiga adalah MP5 buatan Jerman. Diproduksi oleh Heckler & Koch, senjata ini adalah primadona bagi pasukan khusus di seluruh dunia, termasuk Indonesia, untuk pertempuran jarak dekat atau Close Quarter Battle. MP5 dikenal memiliki akurasi yang sangat tinggi, keandalan mesin yang tidak mudah macet, serta perawatan yang relatif mudah. Dengan kemampuan memuntahkan 800 peluru per menit, senjata ini sangat vital dalam operasi anti-teror.

Keempat adalah SS-2 V5 buatan PT Pindad. Ini adalah bukti kemandirian industri pertahanan Indonesia. Varian V5 ini diproduksi khusus mulai tahun 2012 untuk memenuhi kebutuhan operasi Kopassus. Desainnya dibuat lebih pendek dan ringan dibandingkan varian standar agar pergerakan pasukan lebih lincah. Senjata ini juga dilengkapi dengan fitur ball stopper serta tahan terhadap kelembapan tinggi, dengan jarak jangkauan efektif mencapai 400 hingga 500 meter.

Kelima adalah AK-47, senapan legendaris buatan Uni Soviet. Senjata ini menjadi andalan Kopassus dalam operasi-operasi bersejarah seperti Trikora, Dwikora, dan penumpasan G30S. Keunggulan utamanya adalah daya tahannya yang luar biasa di segala medan. AK-47 tetap dapat berfungsi dengan baik meskipun sempat terendam lumpur atau air, serta perawatannya yang sangat sederhana membuatnya menjadi pilihan taktis di medan berat.

Keenam adalah SPR-2 Kaliber 12,7 mm buatan Pindad. Ini adalah senjata penembak jitu atau sniper yang sangat ditakuti. Sesuai dengan judul artikel yang Anda rujuk, senjata ini mampu menembak target dengan akurasi tinggi hingga jarak 2 kilometer. Karena menggunakan peluru kaliber besar, SPR-2 tergolong sebagai senapan anti-material yang pelurunya mampu menembus kendaraan lapis baja. Selain menembus, peluru senjata ini memiliki efek membakar dan meledakkan target.

Ketujuh adalah Sniper Weapon System atau SWS M24. Diproduksi oleh Remington Arms dari Amerika Serikat, senapan ini menjadi pendamping SPR-2 di jajaran senjata runduk Kopassus. SWS M24 memiliki jarak tembak efektif hingga 1,5 kilometer dan telah teruji dalam berbagai perang besar di dunia seperti Perang Irak.

Kedelapan adalah Barrett M82. Senapan penembak jitu buatan Amerika Serikat ini memiliki daya hancur yang mengerikan. Dengan sistem semi-otomatis, penembak dapat melumpuhkan target pada jarak hingga 1,8 kilometer. Senjata ini sering digunakan untuk melumpuhkan aset musuh dari jarak jauh dengan presisi yang mematikan.

Kombinasi dari kedelapan senjata ini, mulai dari senapan serbu jarak dekat hingga senapan runduk jarak jauh, memastikan Kopassus selalu siap menghadapi berbagai spektrum ancaman demi menjaga kedaulatan negara.


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ  Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Ridwan Onchy
4321800 Views
30 Jun 2026

Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM

Gilang Ramadan
69 Views
28 Jun 2026
Radar Daerah
Radar Nusantara
46 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
41 V | 30/06/2026
Aulia Lia
48 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
50 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
22 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
40 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara

Robi Mabruloh โ€ข 55 Views
30 Jun 2026

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

Ridwan Onchy โ€ข 42 Views
23 Jun 2026

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP โ€ข 35 Views
23 Jun 2026

Uni Eropa Hapus Baterai Tanam: Semua Smartphone 2027 Wajib User-Replaceable

Ridwan Onchy โ€ข 54 Views
21 Jun 2026

Bertemu Queen Mรกxima di Belanda, APINDO Dorong Kesehatan Finansial Pekerja

Ridwan Onchy โ€ข 33 Views
17 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi

Tutup Sarasehan KSTI 2026, Prabowo Dorong Riset dan Inovasi Jawab Tantangan Bangsa

Ridwan Onchy โ€ข 41 Views
28 Jun 2026
Politik
Robi Mabruloh
55 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
34 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
87 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
28 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
53 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
41 V | 30/06/2026
Radar Terkini

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
41 Views
30 Jun 2026
© 2026 Copyright ยฉ 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved