Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Maturitas Markesot di Stikosa AWS

Radar Nusantara, Surabaya – Sejak digelar pertama kali di halaman kampus Stikosa AWS pada 23 Juli 2024, pengajian maiyah Majelis Ilmu Bang Bang Wetan selalu dipenuhi para jamaah yang mayoritas anak muda. Dimotori Mas Sabrang โ€œLettoโ€, mereka datang dari berbagai penjuru, duduk lesehan dengan tertib, menyimak pemikiran-pemikiran inspiratif dan mencerahkan dari Mas Sabrang maupun narasumber lain.

Pada gelaran ke-7 yang konsisten berlangsung di halaman kampus Stikosa AWS, Jl. Nginden Intan Timur I/8 Surabaya, Kamis (12/6), Bang Bang Wetan mengangkat tema โ€œMaturitas Markesotโ€. Walaupun kali ini Mas Sabrang absen, namun pemikiran narsum budayawan Totenk MT Rismawan dan Ustad Zein serta tampilan perkusi dari Karang Taruna Manukan mampu menahan para jamaah yang memenuhi halaman kampus sampai acara usai.

Tema ini berangkat dari pemikiran Mbah Nun (Emha Ainun Najib) yang telah mencapai maturitas atau kematangan berpikir. Sedangkan Markesot adalah tokoh imajiner yang diciptakan Mbah Nun sebagai medium penyampaian pesan-pesan pencerahannya. Sebagai pendakwah, Mbah Nun dikenal dekat dengan berbagai kalangan. Mulai pejabat, pebisnis, budayawan sampai pelawak.

โ€œMbah Nun telah mencapai tahap kematangan yang tidak hanya bersifat mandiri secara pribadi, tetapi juga mengajak sebanyak mungkin orang untuk saling bekerja sama, membenahi kekurangan dan kesalahan satu sama lain dalam banyak halโ€ ujar salah satu jamaah Bang bang Wetan.

Dalam prolog acara, disebutkan Mbah Nun memegang prinsip rodhiatan mardhiyahโ€”yakni, kita diajak untuk ridha terlebih dahulu kepada Allah, maka Allah pun akan lebih mudah ridha kepada kita. Ketika kita membuka hati kepada Allah, Allah akan menurunkan hal-hal baru yang tak terduga, yang sangat mungkin menjawab kebutuhan atau cita-cita kita. Dengan menggunakan bahasa sehari-hari, obrolan Mbah Nun mudah dicerna.

Sesuai konsep pagelaran Bang Bang Wetan, pengajian ini membuka ruang diskusi dari para jamaah yang hadir. Setiap jamaah bebas menyatakan pendapatnya. Arul Lamandau, salah satu yang hadir, mengatakan bahwa maturitas yang ia praktekkan dalam kehidupan sehari hari adalah dengan membangun komunikasi tatap muka yang baik di dalam keluarga. Bersama istrinya, ia sepakat untuk membatasi bermain ponsel.

โ€œSaya juga tidak mau berhutang dan tidak mau menghutangi. Serta membuang barang-barang yang tidak bermanfaat atau mencegah keinginan diluar kekuatan diriโ€ ujar pemusik ini. Dengan konsep maturitas seperti ini, Arul mengaku kehidupan rumah tangganya berlangsung tentram.

Bagi Stikosa AWS, agenda bulanan rutin pengajian maiyah Bang Bang Wetan ini selaras dengan agenda program kegiatan kampus yang menyediakan ruang publik untuk sinau bareng. Menurut Ketua Stikosa AWS, Jokhanan Kristiyono, ruang belajar tidak hanya tersekat di kelas-kelas, namun melalui ruang publik seperti ini bisa menanamkan ilmu dan norma pada generasi muda.
(Redho)


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ  Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Ridwan Onchy
4321800 Views
30 Jun 2026

Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM

Gilang Ramadan
93 Views
28 Jun 2026
Radar Daerah
Radar Nusantara
82 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
71 V | 30/06/2026
Aulia Lia
79 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
86 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
49 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
83 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara

Robi Mabruloh โ€ข 79 Views
30 Jun 2026

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

Ridwan Onchy โ€ข 68 Views
23 Jun 2026

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP โ€ข 57 Views
23 Jun 2026

Uni Eropa Hapus Baterai Tanam: Semua Smartphone 2027 Wajib User-Replaceable

Ridwan Onchy โ€ข 90 Views
21 Jun 2026

Bertemu Queen Mรกxima di Belanda, APINDO Dorong Kesehatan Finansial Pekerja

Ridwan Onchy โ€ข 78 Views
17 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi

Tutup Sarasehan KSTI 2026, Prabowo Dorong Riset dan Inovasi Jawab Tantangan Bangsa

Ridwan Onchy โ€ข 83 Views
28 Jun 2026
Politik
Robi Mabruloh
79 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
60 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
117 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
83 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
84 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
71 V | 30/06/2026
Radar Terkini

The Grip of the Wood and the Silence of the Stone

Dede Permana
126 Views
12 Okt 2026
© 2026 Copyright ยฉ 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved