Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Ketenangan Berganti Kegelisahan Karena Adanya Rencana Pembangunan (PLTP) Di Kaki Gunung Gede Pangrango

Radar Nusantara, CIANJUR – Minggu, 11 Januari 2026 – Pagi di Desa Cipendawa selalu dimulai dengan suara air. Mengalir dari sela-sela bebatuan di kaki Gunung Gedeโ€“Pangrango, air itu menghidupi sawah, kebun, dan dapur-dapur warga. Bagi para petani di desa ini, air bukan sekadar kebutuhan, melainkan penanda hidup yang diwariskan turun-temurun.

Namun, belakangan, ketenangan itu digantikan kegelisahan. Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) geotermal di kawasan Gunung Gedeโ€“Pangrango membuat warga bertanya-tanya: sampai kapan mata air ini akan tetap mengalir?

Kegelisahan itu mengemuka saat rombongan Media Independen Online (MIO) Indonesia singgah di Cipendawa. Kunjungan tersebut terjadi secara insidental, seusai Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogie menghadiri Kongres Daerah (Kongresda) I MIO Indonesia Pengurus Daerah Jakarta Timur. Seusai agenda organisasi, rombongan menyempatkan diri menyapa warga dan petani setempat.

Dipimpin AYS Prayogie, rombongan yang juga diikuti Wakil Ketua Umum Ir Agung Karang, Ketua MIO Provinsi DKI Jakarta Gito Ricardo, serta Ketua MIO Jakarta Timur S. Erfan Nurali, awalnya ingin melihat langsung kondisi pertanian warga. Namun, obrolan sederhana di pematang sawah berubah menjadi ruang curahan hati.

Seorang petani paruh baya menunjuk aliran air kecil di tepi ladangnya.

โ€œDari sinilah kami hidup,โ€ katanya lirih. Ia khawatir pengeboran panas bumi akan mengubah aliran air yang selama ini tak pernah kering, bahkan di musim kemarau.

Bagi warga Cipendawa, Gunung Gede Pangrango bukan hanya lanskap indah atau kawasan konservasi. Gunung itu adalah penyangga kehidupanโ€”tempat air disimpan, tanah dijaga, dan hasil panen dititipkan pada keseimbangan alam. Kekhawatiran mereka bukan tanpa alasan. Aktivitas eksplorasi geothermal dikhawatirkan memicu penurunan debit mata air, merusak lahan pertanian, hingga meningkatkan risiko longsor di wilayah yang dikenal rawan bencana.

Di antara para petani, kegelisahan juga dirasakan para ibu rumah tangga. Air bersih yang selama ini mengalir ke rumah-rumah menjadi penopang kebutuhan harian. โ€œKalau air berkurang, kami mau ambil dari mana?โ€ ujar seorang warga.

Mendengar cerita-cerita itu, AYS Prayogie menegaskan bahwa pembangunan, termasuk energi terbarukan, tidak boleh berjalan dengan mengabaikan suara warga. Menurut dia, keberlanjutan sejati hanya dapat terwujud jika lingkungan dan ruang hidup masyarakat tetap terlindungi.

โ€œEnergi bersih seharusnya membawa harapan, bukan ketakutan. Jika rakyat merasa terancam, maka ada yang perlu ditinjau ulang,โ€ ujarnya.

Warga Cipendawa kini memilih menjaga apa yang mereka miliki: air, tanah, dan gunung.

Bersama jaringan masyarakat di Cianjur, mereka menyuarakan penolakan terhadap proyek geotermal dan meminta pemerintah membuka ruang dialog serta kajian lingkungan secara transparan.

Bagi mereka, perjuangan ini bukan tentang menolak kemajuan, melainkan tentang mempertahankan kehidupan.

Di kaki Gunung Gede Pangrango, air yang terus mengalir menjadi pengingat bahwa alam dan manusia terikat dalam satu napas yang sama.

Penulis : Solihin
Editor : Bang Edo

Sumber :
Humas MIO Indonesia
PW Provinsi DKI Jakarta

Reporter : Redaksi Pusat


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ  Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Ridwan Onchy
4321800 Views
30 Jun 2026

Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM

Gilang Ramadan
73 Views
28 Jun 2026
Radar Daerah
Radar Nusantara
46 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
41 V | 30/06/2026
Aulia Lia
48 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
56 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
24 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
40 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara

Robi Mabruloh โ€ข 55 Views
30 Jun 2026

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

Ridwan Onchy โ€ข 42 Views
23 Jun 2026

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP โ€ข 35 Views
23 Jun 2026

Uni Eropa Hapus Baterai Tanam: Semua Smartphone 2027 Wajib User-Replaceable

Ridwan Onchy โ€ข 54 Views
21 Jun 2026

Bertemu Queen Mรกxima di Belanda, APINDO Dorong Kesehatan Finansial Pekerja

Ridwan Onchy โ€ข 33 Views
17 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi

Tutup Sarasehan KSTI 2026, Prabowo Dorong Riset dan Inovasi Jawab Tantangan Bangsa

Ridwan Onchy โ€ข 41 Views
28 Jun 2026
Politik
Robi Mabruloh
55 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
34 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
91 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
28 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
57 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
41 V | 30/06/2026
Radar Terkini

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
41 Views
30 Jun 2026
© 2026 Copyright ยฉ 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved