Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Jadi Pembicara Kunci Rakornas Posyandu, Mendagri Tekankan Pentingnya Perkuat Desa

Radar Nusantara, Tangerang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya memperkuat desa untuk menekan laju urbanisasi. Saat ini pemerintah telah melakukan berbagai upaya, salah satunya melalui Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) seperti Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) serta Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

“Sama seperti PKK, sama seperti RT/RW (Rukung Tetangga/Rukun Warga), sama seperti karang taruna, itu [Posyandu] bagian dari lembaga kemasyarakatan desa untuk memperkuat desa,” kata Mendagri saat menjadi pembicara kunci pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu 2024 bertajuk “Transformasi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat” di ICE BSD Tangerang, Senin (26/8/2024).

Dia menjelaskan, urbanisasi memang menjadi isu krusial yang perlu diperhatikan sehingga desa harus diperkuat. Pasalnya, urbanisasi menjadi masalah utama di negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan. Di kedua negara tersebut sebagian besar masyarakat lebih memilih tinggal di perkotaan, sehingga desa ditinggalkan.

Mendagri menerangkan, fenomena urbanisasi membuat kehidupan kota semakin kompetitif. Masyarakat terjebak saling berkompetisi untuk bisa bertahan hidup lantraran biaya hidup lebih mahal dibandingkan di desa. Akibatnya, masyarakat dituntut untuk menjadi pekerja unggul, terdidik, dan terlatih. Karena itulah, sambung Mendagri, masyarakat kemudian fokus pada pendidikan dan karier, sehingga mereka takut berumah tangga karena khawatir tidak mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Menikah juga tidak berani kalau belum mendapat pekerjaan yang betul-betul mantap, aman, yang gajinya cukup untuk mereka, biaya hidup, bisa untuk mencicil rumah atau apartemen, mencicil kendaraan, biaya makan dan lain-lain,” tambahnya.

Berkaca dari laju urbanisasi di beberapa negara, pemerintah Indonesia terus berupaya memperkuat desa agar angka urbanisasi bisa dikendalikan. Pemerintah berupaya menjadikan desa sebagai pusat ekonomi dan penyumbang pertumbuhan ekonomi nasional. Pembangunan juga tidak hanya fokus di perkotaan, tetapi menyeluruh hingga tingkat desa. Saat ini pemerintah memiliki kementerian khusus yang mengurusi desa. Selain itu, disediakan pula anggaran khusus bagi desa agar bisa berkembang.

“Totalnya adalah selama pemerintahan Pak Jokowi sudah [menyalurkan sekitar] Rp538 triliun untuk desa, yang belum pernah ada di masa sebelumnya,” ujarnya.

Tak hanya itu, kepala desa juga diberikan penguatan dan pemberdayaan agar kapasitasnya semakin meningkat. Kemudian dibuat pula program pemerintah pusat melalui kementerian/lembaga yang juga menyasar desa. โ€œNah saya beranggapan kalau ini dikerjakan, pembangunan di kota dikerjakan maju, pembangunan di tingkat desa juga paralel diperkuat, ini akan menjadi kekuatan bagi kita untuk melompat negara kita,โ€ tandasnya.


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ  Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Ridwan Onchy
4321800 Views
30 Jun 2026

Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM

Gilang Ramadan
42 Views
28 Jun 2026
Radar Daerah
Radar Nusantara
24 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
21 V | 30/06/2026
Aulia Lia
28 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
34 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
11 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
26 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara

Robi Mabruloh โ€ข 29 Views
30 Jun 2026

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

Ridwan Onchy โ€ข 19 Views
23 Jun 2026

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP โ€ข 15 Views
23 Jun 2026

Uni Eropa Hapus Baterai Tanam: Semua Smartphone 2027 Wajib User-Replaceable

Ridwan Onchy โ€ข 28 Views
21 Jun 2026

Bertemu Queen Mรกxima di Belanda, APINDO Dorong Kesehatan Finansial Pekerja

Ridwan Onchy โ€ข 16 Views
17 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi

Tutup Sarasehan KSTI 2026, Prabowo Dorong Riset dan Inovasi Jawab Tantangan Bangsa

Ridwan Onchy โ€ข 18 Views
28 Jun 2026
Politik
Robi Mabruloh
29 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
16 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
48 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
9 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
38 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
21 V | 30/06/2026
Radar Terkini

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
21 Views
30 Jun 2026
© 2026 Copyright ยฉ 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved