Radar Nusantara, “Halo, salam dari Kopi Johny! Saya Hotman Paris!
Hari ini saya dihubungi, atau saya mendapatkan pengaduan yang sangat menyayat hati dari seorang ibu, namanya Ibu Apriyanti di Palembang. Coba kalian bayangkan, kalian dengar ini baik-baik!
Ibu ini adalah warga negara yang sangat teladan.
Hari Senin kemarin, dia datang jauh-jauh ke Kantor Samsat IV Palembang. Niatnya apa? Niatnya mulia, mau bayar pajak! Mau kasih duit ke negara! Dia parkir motor Honda Beat-nya di parkiran resmi Samsat, tempat yang seharusnya paling aman karena itu kantor instansi pemerintah, banyak polisinya di sana!
Tapi apa yang terjadi? Begitu selesai bayar pajak, keluar gedung bawa bukti bayar, eh… motornya sudah lenyap! Hilang ditelan bumi di parkiran Samsat sendiri! Subhanallah… di mana logikanya?
Ibu Apriyanti ini orang susah, motor itu hasil keringat sendiri, dicicil bertahun-tahun, baru lunas setahun lalu. Sekarang motornya hilang di tempat dia menyerahkan uang pajak. Ini namanya sudah jatuh, tertimpa tangga, digigit anjing pula!
Halo Bapak Kapolri! Halo Bapak Kapolda Sumatera Selatan!
Saya, Hotman Paris, meminta dengan sangat… tolong atensi kasus ini! Masa di kantor pelayanan publik yang dijaga ketat, motor warga bisa hilang begitu saja? Di mana itu CCTV? Di mana itu petugas keamanannya? Jangan sampai rakyat kecil merasa kalau bayar pajak itu cuma setor duit, tapi keamanan hartanya tidak dijamin!
Kepada pihak Samsat IV Palembang, jangan cuma mau uang pajaknya saja! Bertanggung jawab dong! Jangan bilang ‘kehilangan bukan tanggung jawab pengelola’. Itu aturan kuno! Secara hukum, kalian harus menjamin keamanan di area kalian!
Saya akan kawal terus kasus ini. Ibu Apriyanti, jangan menangis lagi, kita suarakan ini sampai ke langit! Rakyat Palembang, bantu share video ini! Jangan sampai ada korban lagi!
Ayo bergerak! Keadilan harus ditegakkan untuk Ibu Apriyanti!
Hotman Paris, Salam Kopi Johny!”
Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












