Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

“Diduga Milik “Ucok Lopo”, PETI Excavator di Aek Baru Jae Rusak Lingkungan”

Radar Nusantara, Mandailing Natal 14 Desember 2025 – Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang diduga menggunakan alat berat excavator di Desa Aek Baru Jae, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara, kembali memicu keresahan serius di tengah masyarakat.

Bendahara SATMA AMPI Mandailing Natal, Muhammad Saleh , menegaskan bahwa aktivitas tersebut diduga kuat milik seorang warga yang dikenal dengan nama samaran “Ucok Lopo” bersama Pipah, serta diduga dikomandoi oleh seorang koordinator lapangan bernama Nikson Damanik.

“Kegiatan ini kami nilai sudah sangat keterlaluan. Dugaan PETI yang menggunakan alat berat excavator ini dilakukan secara membabi buta, tanpa memikirkan dampak lingkungan dan keselamatan warga. Jarak lokasi tambang dengan pemukiman masyarakat sangat dekat dan berpotensi menimbulkan bencana,” tegas Muhammad Saleh .

Menurut laporan dan pantauan di lapangan, aktivitas PETI tersebut diduga telah merusak ekosistem sungai dan daratan, memperparah kerusakan lingkungan, serta mengancam langsung keselamatan rumah dan lahan milik warga sekitar.

SATMA AMPI Madina menilai, pembiaran terhadap praktik PETI beralat berat ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga:

Mengancam keselamatan jiwa masyarakat

Merusak lingkungan secara permanen

Memicu konflik sosial

Mencederai kepercayaan publik terhadap penegakan hukum

“Kami mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Mandailing Natal, untuk segera turun ke lokasi, menghentikan aktivitas, menyita alat berat, dan memproses pihak-pihak yang diduga terlibat sesuai hukum yang berlaku. Jangan tunggu sampai terjadi korban jiwa,” lanjutnya.

SATMA AMPI Madina menegaskan akan terus mengawal kasus ini dan tidak akan tinggal diam jika aktivitas PETI tersebut dibiarkan beroperasi.

“Negara tidak boleh kalah oleh mafia tambang. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Keselamatan rakyat Mandailing Natal adalah yang utama,” tutup Muhammad Saleh.


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

🏠 Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan
Radar Daerah
Radar Nusantara
46 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
42 V | 30/06/2026
Aulia Lia
50 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
56 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
24 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
40 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP • 35 Views
23 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi
Politik
Robi Mabruloh
55 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
34 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
92 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
28 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
57 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
42 V | 30/06/2026
Radar Terkini

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
42 Views
30 Jun 2026
© 2026 Copyright © 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved