Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Developer Rumah di Surabaya, Dipolisikan Terkait Dugaan Penipuan Properti!

Radar Nusantara, Surabaya – Tak selamanya niat baik akan dipertemukan pada hal baik-baik, seperti yang dialami oleh ibu rumah tangga warga Kedinding Tengah Baru. Nur Diana Wati, ia berniat untuk membeli rumah minimalis selagi anaknya masih kecil agar kelak sang anak sudah memiliki tempat tinggal tetap, namun nyatanya ia malah jadi korban penipuan properti abal-abal.

Hal ini bermula ketika ia dikenalkan oleh pelanggan yang kerap membeli dagangan ibunya dipasar. Diana dikenalkan kepada seorang marketing properti yang bernama Mulyono alias Unyil, dari perkenalan itu Unyil menawarkan sebuah rumah minimalis kepada Diana dengan ukuran 3,5ร—4 meter persegi di daerah Kapas Madya Baru 3E, Surabaya.

Karena tekad memiliki rumah impian sudah kuat Nur Diana pun mengajukan pinjaman ke salah satu bank. Pada tanggal 12 Desember 2023 silam ia pun memberikan tanda jadi atau DP sebesar Rp. 100.000.000 kepada Mulyono alias Unyil. Saat menerima pembayaran DP tersebut Unyil sempat membuat VT (video TikTok) yang diunggah pada akun pribadinya dengan nama @aditya_property_sby dengan caption โ€œshol oud rumah minimalisโ€.

Berselang seminggu tepatnya pada tanggal 20 Desember 2023, dari pembayaran DP rumah tersebut Nur Diana dihubungi oleh pihak properti untuk membayar lagi sebesar Rp. 20.000.000, tanpa rasa curiga ia pun menyetujui pembayaran kedua ini dan melakukan pembayaran kedua.
Namun saat menemui pihak properti ia kaget karena yang menemui dia bukanlah Unyil, melainkan seorang pria paruh baya yang mengaku bernama Mulyono juga. Mulyono mengaku bahwa rumah minimalis yang akan dibeli Nur Diana adalah miliknya, jelas Nur Diana merasa heran karena saat itu Unyil juga mengaku bahwa rumah tersebut juga miliknya.

Pembayaran kedua disaksikan oleh Unyil dan diterima oleh pria yang bernama Mulyono, tidak hanya membayar Nur Diana juga meminta kejelasan kapan rumah tersebut siap ditempati oleh keluarga kecilnya dan dijawab oleh kedua orang tersebut bahwa rumah akan siap dihuni dalam jangka waktu 3 bulan terhitung sejak pembayaran kedua dilakukan.

Jika dihitung dalam waktu 3 bulan sejak pembayaran kedua dilakukan pada bulan Desember 2023, seharusnya rumah tersebut sudah siap dihuni oleh Nur Diana pada bulan Maret 2024 lalu. Namun hingga saat ini rumah tersebut tak kunjung selesai bahkan pondasi rumah yang sebelum sudah terpasang itu nampak rusak dan tak terawat.

Melihat hal itu Nur Diana mencoba untuk menanyakan kejelasan rumah miliknya kepada pihak properti. Namun saat ditanya, Unyil selaku marketing dan Mulyono selaku pemilik properti justru saling melempar tanggung jawab. Mereka malah menjawab jika rumah tersebut sudah dijual kepada orang lain dan menyuruh Nur Diana untuk bertanya kejelasannya ke pemilik rumah yang baru.

Merasa telah dibohongi dan tak mendapatkan kejelasan terkait proses pembangunan rumahnya dan uangnya Nur Diana pun meminta bantuan kepada Dodik Firmansyah, SH untuk mendampinginnya melaporkan kasus dugaan penipuan properti ini di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Atas laporannya ini Nur Diana menerima bukti laporan dengan Nomor : STBL/B/580/IX/2024/SPKT POLRES PELABUHAN TANJUNG PERAK/POLDA JATIM

โ€œAwal kenal sama Unyil dan Mulyono itu dari langganan ibu yang sering beli tahu. Nah karena langganan jadi saya percaya begitu dikenalkan Unyil nawarin saya rumah itu dan saya pun mengiyakan karena jaraknya juga nggak jauh,โ€ ujarnya saat ditemui pada Kamis (26/9/2024).

โ€œTerus saya kasih DP awal 100 juta gak sampai seminggu saya dihubungi suruh bayar lagi 20 juta katanya supaya rumah tersebut cepat diselesaikan proses pembangunannya. Ya saya kasih dan pas bayar DP kedua itu diterima sama Mulyono Tepung dan disaksikan sama si Unyil itu dan saya di janjikan rumah itu selesai dalam waktu 3 bulan. Lah kok sampai sekarang rumah itu gak selesai dan gak ada kejelasannya, waktu ditanya pada lempar tanggung jawab semua,โ€ sambungnya.

Bersamaan dengan laporan ini Dodik Firmansyah, SH selaku kuasa hukum Nur Diana meminta agar pelaku segera ditangkap dan kliennya mendapatkan keadilan.

โ€œSaya disini mendampingi klien saya untuk melaporkan dugaan penipuan properti yang ada di wilayah Kapas Madya. Yang dimana klien kami ini beli rumah seharga 190 juta dan pada tahun 2023 klien kami sudah membayar uang sejumlah 120 juta namun tidak ada kejelasannya hingga saat ini. Padahal klien kami dijanjikan dalam waktu 3 bulan rumah tersebut akan siap ditempati dan kekurangannya akan dibayar saat itu juga oleh karena itu klien saya melaporkan kasus ini di Polres Tanjung Perak Surabaya dengan harapan agar pelaku bisa segera di proses sesuai hukum yang berlaku agar tidak ada lagi korban-korban lainnya,โ€ jelas Dodik. (redho)


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ  Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Ridwan Onchy
4321800 Views
30 Jun 2026

Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM

Gilang Ramadan
26 Views
28 Jun 2026
Radar Daerah
Radar Nusantara
16 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
6 V | 30/06/2026
Aulia Lia
20 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
19 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
6 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
17 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara

Robi Mabruloh โ€ข 19 Views
30 Jun 2026

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

Ridwan Onchy โ€ข 6 Views
23 Jun 2026

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP โ€ข 6 Views
23 Jun 2026

Uni Eropa Hapus Baterai Tanam: Semua Smartphone 2027 Wajib User-Replaceable

Ridwan Onchy โ€ข 14 Views
21 Jun 2026

Bertemu Queen Mรกxima di Belanda, APINDO Dorong Kesehatan Finansial Pekerja

Ridwan Onchy โ€ข 6 Views
17 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi
Politik
Robi Mabruloh
19 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
6 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
37 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
6 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
22 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
6 V | 30/06/2026
Radar Terkini

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
6 Views
30 Jun 2026
© 2026 Copyright ยฉ 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved