Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Debat Ke Dua Tiga Cawapres Berlangsung Sengit,.!?

“Sekali lagi, kita bukan setuju atau tidak setuju IKN. Yang paling penting adalah prioritas kepemerataan dan keadilan agar terbangun kota-kota sehingga sarana air bersihnya terwujud.”Para hadirin gemuruh ketika Cawapres Gibran Rakabuming menggunakan kesempatannya untuk menanggapi jawaban Muhaimin Iskandar dengan menyindir.

โ€œGus Muhaimin ini agak aneh, ya. Ingin bangun kota selevel Jakarta tapi nggak setuju sama IKN. Tapi ya monggo lah ya,โ€ ujar Gibran, yang kemudian menyoroti transportasi umum yang aman dan nyaman bagi kaum disabilitas, lansia, dan anak-anak dalam programnya.

Cawapres Mahfud MD juga menyampaikan keheranannya atas โ€œtekadโ€ Muhaimin Iskandar tentang membangun kota selevel Jakarta.

โ€œCak Imin, saya agak kaget juga. Mau membangun 40 kota selevel Jakarta. Ya, apa itu bisa dilaksanakan lima tahun Bapak menjadi presiden dan wakil presiden,โ€ ujar Mahfud.โ€œIni IKN aja sudah puluhan tahun baru dilaksanakan itu pun yang investasi baru dalam bentuk janji, belum ada yang melaksanakan,โ€ imbuhnya, kemudian menanyakan bagaimana pembiayaan dari program tersebut.

Muhaimin kemudian mengklarifikasi bahwa yang dimaksud dengan โ€œseperti Jakartaโ€ adalah โ€œmemiliki standar upaya sampai menuju Jakarta.โ€

โ€œKota-kota yang potensial cukup disentuh dengan beberapa anggaran yang menumbuhkembangkan. Misalnya, Pontianak. Satu tahun cuma Rp1 triliun. Bagaimana kalau satu tahun kita bisa investasikan [โ€ฆ] Rp3 triliun-Rp5 triliun. APBN kita cukup,โ€ tutur Muhaimin, dengan menambahkan bahwa cara pembiayaan lain seperti swasta ataupun CSR juga bisa dilibatkan.

โ€œYang lebih penting dari itu adalah: infrastruktur yang dibutuhkan dipersiapkan dari potensi yang sudah ada sehingga dalam waktu singkat 40 kota itu benar-benar sudah menggunakan potensi yang sudah dimiliki, yang ada.โ€

Apa saja yang luput dalam debat cawapres?
Dhenny Yuartha Junifta, peneliti Center of Food, Energy, and Sustainable Development INDEF, mencatat ada beberapa hal yang sebenarnya luput dari debat cawapres kali ini.

โ€œPertama, pembahasan soal penerimaan negara. Secara historis kita tidak bisa lepas dari jebakan sumber penerimaan jangka pendek dari sumber daya alam,โ€ tutur Dhenny kepada BBC Indonesia.

โ€œTax ratio kita meningkat – apalagi [yang peningkatannya signifikan] – itu terjadi ketika momentum ledakan komoditas yang terjadi – secara historis menunjukkan hal tersebut.โ€

Menurut Dhenny, cawapres-cawapres seharusnya bisa membahas secara lebih lanjut mengenai langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk meningkatkan penerimaan baru terutama terfokus kepada pembentukan lembaganya.

โ€œJanji peningkatan tax ratio sepertinya tidak dibahas lebih pada bagaimana cara yang dapat ditempuh untuk meningkatkan sumber penerimaan baru dan dari mana sumbernya,โ€ imbuhnya.

Kedua, menurut Dhenny, hal yang luput dalam pembahasan di debat cawapres ini adalah mengenai bagaimana mengefisienkan belanja non prioritas.

โ€œTadi pertanyaan yang menarik karena kita hanya punya sepertiga dari APBN yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan. Ini luput dijelaskan oleh cawapres,โ€ ujar Dhenny.

โ€œDan yang terakhir adalah tata kelola subsidi. Ini yang luput dari pembahasan,โ€ tandasnya.Pengamat ekonomi kerakyatan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Hempri Suyatna, menilai jawaban dari para cawapres mengenai persoalan ekonomi kerakyatan dan digitalisasi “tidak terlalu tajam” dan “belum fokus pada inti persoalan yang dihadapi masyarakat”.

Menurut dia, masalah yang dihadapi pelaku usaha UMKM adalah gempuran produk-produk ilegal yang masuk ke Indonesia lewat toko digital di e-commerce dan social commerce. Bukan soal pinjaman online (pinjol).

BACA JUGA : JIKA GIBRAN MENJADI CAWAPRES PRABOWO?

Pantauannya masih ada toko digital di sejumlah lokapasar masih ditemukan barang-barang impor nan murah.

“Jadi belum menjawab persoalanโ€ฆ karena masalahnya bagaimana menguatkan e-commerce dalam konteks lokal serta literasi digital bagi pelaku UMKM dan bagaimana digitalisasi tidak hanya menguntungkan pemilik modal, tapi semua pelaku UMKM,” jelas Hempri.Kalau menelisik jawaban dari para cawapres, Hempri juga menilai kurang elaborasi dan kurang membeberkan langkah konkret yang akan dilakukan.

Pengamatannya digitalisasi yang sudah merambah hingga ke desa dan kampung-kampung belum membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Inilah semestinya, kata Hempri, yang harusnya disampaikan para cawapres.

“Internet masuk desa, tapi masyarakat tidak produktif.”

Adapun soal penyalahgunaan data digital yang dikhawatirkan pelaku usaha UMKM terkait dengan “jumlah omset yang berimplikasi pada pajak”.

Dalam banyak kasus, para pelaku UMKM tidak mau memberikan data mereka kepada pemerintah lantaran merasa tidak aman.

Sehingga dampaknya pemerintah sampai saat ini tidak punya informasi valid soal seberapa besar pelaku usaha UMKM yang ‘naik kelas dan belum naik kelas’.

Sementara Izzudin Al Farras Adha, peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) dengan minat penelitian mencakup pengembangan ekonomi regional, ekonomi digital, dan Usaha Kecil Menengah (UKM), menyoroti isu keuangan sebagai satu isu krusial yang terlewat pada debat malam ini.

“Dengan target pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi dari ketiga paslon, 5,5%-7%, membutuhkan salah satunya laju kredit perbankan yang tinggi. Namun, laju kredit perbankan yang tidak sampai 10 persen menyulitkan dorongan pembangunan yang lebih massif kedepannya sehingga memberatkan capaian target pertumbuhan ekonomi tiap capres,” ujarnya.

“Selain itu, masyarakat kelas bawah yang memiliki tabungan memiliki tren kecenderungan โ€œmakan tabunganโ€ yang ditandai dari semakin kecilnya angka rata-rata saldo per rekening, dari 3 juta (2019) ke 1,9 juta (Sep 2023),” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ  Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Ridwan Onchy
4321800 Views
30 Jun 2026

Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM

Gilang Ramadan
74 Views
28 Jun 2026
Radar Daerah
Radar Nusantara
47 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
43 V | 30/06/2026
Aulia Lia
50 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
56 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
25 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
40 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara

Robi Mabruloh โ€ข 56 Views
30 Jun 2026

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

Ridwan Onchy โ€ข 42 Views
23 Jun 2026

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP โ€ข 35 Views
23 Jun 2026

Uni Eropa Hapus Baterai Tanam: Semua Smartphone 2027 Wajib User-Replaceable

Ridwan Onchy โ€ข 65 Views
21 Jun 2026

Bertemu Queen Mรกxima di Belanda, APINDO Dorong Kesehatan Finansial Pekerja

Ridwan Onchy โ€ข 35 Views
17 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi

Tutup Sarasehan KSTI 2026, Prabowo Dorong Riset dan Inovasi Jawab Tantangan Bangsa

Ridwan Onchy โ€ข 42 Views
28 Jun 2026
Politik
Robi Mabruloh
56 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
35 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
92 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
28 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
57 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
43 V | 30/06/2026
Radar Terkini

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
43 Views
30 Jun 2026
© 2026 Copyright ยฉ 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved