Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Dagelan Menteri KKP dan ATR BPN Dikasus Pagar Laut Coreng Wajah Presiden

Radar Nusantara, Jakarta, 20 Januari 2025 – Polemik pagar laut yang terbentang sepanjang 30,61 KM, terpaksa dibongkar sepanjang 2 KM oleh prajurit TNI AL bersama nelayan dan warga lokal tanjung pasir. Pengerahan TNI AL berdasarkan perintah Panglima Melalui KASAL dengan mempertimbangkan laporan masyarakat lokal dan nelayan sekitar yang terdampak kehidupan dan penghidupannya karena tertutupnya akses melaut dan mencari penghasilan dari laut. Selain itu Panglima TNI juga mempertimbangkan kedaulatan dan kehadiran negara di Laut untuk menegakkan hukum dan membela rakyat dari kesewenangan dan ketertindasan.
Kenapa harus prajurit?
Menjadi perhatian dan pertanyaan publik polemik pagar laut yang membelenggu kehidupan nelayan dan masyarakat lokal tanjung pasir. Perjuangan dan advokasi nelayan dan masyarakat lokal yang sudah melaporkan ke pihak KKP banten dan kementerian KKP namun tidak ada tindakan konkrit sampai menjadi viral. Tindakan konkrit baru dapat dilakukan ketika kelompok masyarakat lokal dan nelayan melaporkan ke pihak TNI AL yang kemudian diperintahkan panglima melalui KASAL untuk membongkar pagar laut tersebut untuk membuka akses nelayan dan masyarakat lokal melaut.

โ— Saling lempar masalah dan lari dari tanggung jawab?

Kasus pagar laut Tangerang Provinsi Banten menjadi sebuah gambaran lambannya proses birokratis dan saling lempar masalah serta tanggung jawab. Hal ini dapat dilihat dari persoalan pagar laut yang harusnya selesai ditingkatkan KKP kabupaten Tangerang, Provinsi Banten berujung menjadi isu nasional. Ditambah lagi dalih menteri KKP yang awalnya melarang pembongkaran pagar tersebut untuk menjadi barang bukti penyidikan dan pihak yang membangun tidak ada yang mengaku. Bahkan bertentangan dengan tindakan panglima TNI yang sudah memerintahkan melakukan pembongkaran. Hal ini justru dapat mencoreng wajah pemerintahan Presiden prabowo dan kontraproduktif dengan program kerja presiden.

โ— Dagelan Menteri KKP dan ATR BPN Mencoreng Wajah Presiden.

Digitalisasi administrasi pemerintahan membuka partisipasi publik dalam mengawal jalannya pemerintahan prabowo subianto. Viralnya Pagar laut yang sekelas kementerian KKP sulit melacak pemiliknya berhasil dibantu netizen yang menemukan pemilik SHGB pagar laut tersebut. Kementerian ATR BPN pun buka suara yang baru merilis para pemilik SHGB setelah berhasil ditelusuri netizen. Sungguh sangat disayangkan dagelan Menteri KKP dan ATR BPN yang mencoreng wajah pemerintahan prabowo serta menghambat program kerja 100 hari presiden.

Sumber ; YaserHatim


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ  Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Ridwan Onchy
4321800 Views
30 Jun 2026

Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM

Gilang Ramadan
99 Views
28 Jun 2026
Radar Daerah
Radar Nusantara
94 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
79 V | 30/06/2026
Aulia Lia
97 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
95 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
54 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
95 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara

Robi Mabruloh โ€ข 91 Views
30 Jun 2026

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

Ridwan Onchy โ€ข 74 Views
23 Jun 2026

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP โ€ข 73 Views
23 Jun 2026

Uni Eropa Hapus Baterai Tanam: Semua Smartphone 2027 Wajib User-Replaceable

Ridwan Onchy โ€ข 109 Views
21 Jun 2026

Bertemu Queen Mรกxima di Belanda, APINDO Dorong Kesehatan Finansial Pekerja

Ridwan Onchy โ€ข 87 Views
17 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi

Tutup Sarasehan KSTI 2026, Prabowo Dorong Riset dan Inovasi Jawab Tantangan Bangsa

Ridwan Onchy โ€ข 95 Views
28 Jun 2026
Politik
Robi Mabruloh
91 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
76 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
130 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
100 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
99 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
79 V | 30/06/2026
Radar Terkini

The Quiet Return to Rhythm After the Long Pause

Derian Sapawi
132 Views
27 Okt 2026

The Kinetic Threshold: Why Movement Must Precede Consumption

Dede Permana
139 Views
27 Okt 2026

The Quiet Alchemy of Winter Fruit in Morning Porridge

Derian Sapawi
111 Views
26 Okt 2026

The Grip of the Wood and the Silence of the Stone

Dede Permana
148 Views
12 Okt 2026
© 2026 Copyright ยฉ 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved