Trump Ancam Iran: “Serangan Berikutnya Jauh Lebih Buruk” Jika Kesepakatan Nuklir Gagal

Gilang Ramadan

Radar Nusantara, Amerika – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan peringatan keras kepada Iran, dengan menyatakan bahwa “serangan berikutnya akan jauh lebih buruk” jika Teheran gagal mencapai kesepakatan baru terkait program nuklirnya.

Berdasarkan laporan Reuters dan sejumlah media internasional kredibel, Trump mendesak Iran untuk segera kembali ke meja perundingan. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir dan menilai bahwa peluang diplomasi semakin menyempit apabila negosiasi terus menemui jalan buntu.

Dalam pernyataannya, Trump juga menyinggung kesiapan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah sebagai bentuk tekanan strategis, sembari menegaskan bahwa kesepakatan nuklir tetap menjadi opsi utama untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.

Sementara itu, Iran menegaskan bahwa program nuklirnya bertujuan damai dan menolak negosiasi yang dilakukan di bawah ancaman. Pejabat Iran menyatakan kesediaan berdialog hanya jika dilakukan atas dasar saling menghormati dan tanpa tekanan militer.

Pernyataan Presiden Trump ini memicu kekhawatiran global akan potensi meningkatnya konflik di Timur Tengah, mengingat kawasan tersebut sudah lama diliputi ketegangan geopolitik dan risiko eskalasi berskala besar.

🌍 Komunitas internasional kini memantau perkembangan situasi dengan cermat, karena kegagalan diplomasi nuklir berpotensi membawa dampak serius bagi stabilitas regional dan keamanan global.

📰 Sumber: Reuters, TIME, Axios


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca