Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Ketika Dapur Gizi Hadir di Tengah Banjir Sumatera

Radar Nusantara, Jakarta, 27 Desember. 2025 – Di tengah genangan air yang belum surut, di antara tenda-tenda pengungsian dan wajah-wajah lelah para korban banjir dan longsor di berbagai wilayah Sumatera, ada satu hal yang menjadi penopang harapan: makanan hangat dan bergizi. Bukan sekadar soal mengenyangkan perut, melainkan tentang menjaga daya tahan tubuh, kesehatan, dan martabat manusia dalam situasi paling sulit.

Lebih dari sekadar respons darurat, kerja kemanusiaan ini berlangsung konsisten. Selama hampir sebulan penuh, Badan Gizi Nasional (BGN) bekerja dalam hening di tengah bencana. Bahkan, upaya ini dimulai sejak hari H bencana, saat air baru meluap, akses logistik terganggu, dan situasi masih serba tidak pasti. Di saat banyak aktivitas terhenti, dapur-dapur gizi justru mulai bergerak.

Melalui jaringan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), BGN memastikan negara tetap hadir saat krisis melanda. Sejak 26 November hingga 27 Desember 2025, sebanyak 2.298.670 porsi makanan bergizi telah disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor di Sumatera. Distribusi dilakukan sejak hari-hari awal bencana, menandai respons cepat, terukur, dan berkelanjutan dari negara dalam menghadapi krisis kemanusiaan berskala luas.

SPPG: Dapur yang Tetap Menyala Saat Aktivitas Terhenti

Ketika sekolah diliburkan, aktivitas ekonomi melambat, dan jalur distribusi terganggu, dapur-dapur SPPG justru bertransformasi menjadi garda terdepan pemenuhan kebutuhan pangan pengungsi. Dapur gizi yang pada hari aktif beroperasi secara rutin, dialihfungsikan dengan cepat untuk menjawab kebutuhan darurat masyarakat terdampak bencana.

Secara umum, penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan sebagaimana hari aktif biasanya. Namun, terdapat penyesuaian operasional pada Kamis, 25 Desember 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Raya Natal, serta Jumat, 26 Desember 2025, dalam rangka peringatan 21 tahun Tsunami Aceh. Pada dua hari tersebut, dapur-dapur SPPG secara nasional tidak melaksanakan operasional reguler sebagai bentuk penghormatan dan refleksi bersama.

Fleksibilitas Kemanusiaan di Tengah Hari Peringatan

Meski demikian, semangat kemanusiaan tidak berhenti. Di sejumlah wilayah yang terdampak langsung bencana banjir dan longsor, dapur-dapur SPPG tetap bergerak. Pada 26 hingga 27 Desember 2025, beberapa dapur SPPG di Kabupaten dan Kota Aceh Timur serta Aceh Tengah tetap melakukan penyaluran MBG secara khusus bagi masyarakat terdampak.

Langkah ini menunjukkan fleksibilitas kebijakan yang berpihak pada kondisi lapangan. Negara hadir bukan dengan pendekatan seragam, melainkan dengan kepekaan terhadap situasi darurat yang dihadapi warganya. Distribusi dilakukan melalui posko-posko pengungsian, sekaligus dengan pola jemput bola, mendatangi langsung warga yang terisolasi dan sulit menjangkau bantuan.

Skala Kerja Besar di Balik Angka

Di Provinsi Aceh sendiri, saat ini terdapat 119 SPPG pengalihan yang secara khusus difokuskan untuk penanganan banjir. Secara keseluruhan, 158 SPPG terlibat aktif dalam pengalihan penyaluran MBG untuk merespons bencana di Sumatera.

Dari dapur-dapur inilah lahir jutaan porsi makanan yang menjadi penopang utama kehidupan para pengungsi. Total akumulasi bantuan yang tersalurkan mencapai lebih dari dua juta porsi, sebuah angka yang mencerminkan kerja besar lintas wilayah dan lintas peran. Namun, lebih dari sekadar statistik, setiap porsi adalah kisah tentang anak-anak yang tetap bisa makan meski sekolah mereka terendam, tentang lansia yang kesehatannya terjaga, dan tentang keluarga yang tetap merasakan kehadiran negara di saat paling rapuh.

Gizi sebagai Fondasi Ketahanan di Masa Bencana

Pendekatan BGN melalui SPPG menegaskan bahwa penanganan bencana tidak berhenti pada evakuasi dan bantuan logistik semata. Pemenuhan gizi berkelanjutan menjadi bagian penting dari strategi kemanusiaan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

Makanan bergizi bukan hanya sumber energi fisik, tetapi juga penopang kekuatan mental. Di tengah trauma, ketidakpastian, dan kehilangan, sepiring makanan hangat membantu masyarakat bertahan, pulih, dan perlahan bangkit kembali.

Amanah Kemanusiaan di Tengah Krisis

Distribusi makanan dalam situasi darurat adalah amanah besar. Ia menuntut kecepatan, ketepatan sasaran, serta akuntabilitas. Kehadiran SPPG dalam penanganan banjir dan longsor di Sumatera menunjukkan bahwa dapur gizi bukan sekadar instrumen program sosial, melainkan alat negara dalam menjalankan tanggung jawab kemanusiaan.

Di balik setiap porsi yang dibagikan, tersimpan pesan yang tegas dan menenangkan: negara tidak absen. Kepedulian tidak berhenti pada empati, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata yang menyentuh kebutuhan paling dasar rakyatnya.

Penutup

Banjir dan longsor di Sumatera telah membawa duka dan kehilangan. Namun, di antara arus air yang merendam, hadir pula arus solidaritas. Melalui kerja SPPG dan dukungan penuh BGN, jutaan porsi makanan bergizi disalurkan sebagai penyangga kehidupan.

Di saat segalanya terasa rapuh, sepiring makanan hangat menjadi simbol keteguhan โ€” bahwa di tengah bencana, harapan tetap bisa disajikan, dan negara memilih untuk terus hadir bersama rakyatnya.

Oleh : Ari Supit
Ketua Divisi Humas dan Kerjasama
Asosiasi Dosen dan Pengajar Ketahanan Nasional (APTANNAS)


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ  Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Ridwan Onchy
4321800 Views
30 Jun 2026

Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM

Gilang Ramadan
95 Views
28 Jun 2026
Radar Daerah
Radar Nusantara
84 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
75 V | 30/06/2026
Aulia Lia
81 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
90 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
49 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
88 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara

Robi Mabruloh โ€ข 87 Views
30 Jun 2026

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

Ridwan Onchy โ€ข 71 Views
23 Jun 2026

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP โ€ข 59 Views
23 Jun 2026

Uni Eropa Hapus Baterai Tanam: Semua Smartphone 2027 Wajib User-Replaceable

Ridwan Onchy โ€ข 104 Views
21 Jun 2026

Bertemu Queen Mรกxima di Belanda, APINDO Dorong Kesehatan Finansial Pekerja

Ridwan Onchy โ€ข 78 Views
17 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi

Tutup Sarasehan KSTI 2026, Prabowo Dorong Riset dan Inovasi Jawab Tantangan Bangsa

Ridwan Onchy โ€ข 92 Views
28 Jun 2026
Politik
Robi Mabruloh
87 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
62 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
117 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
83 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
84 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
75 V | 30/06/2026
Radar Terkini

The Grip of the Wood and the Silence of the Stone

Dede Permana
129 Views
12 Okt 2026
© 2026 Copyright ยฉ 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved