Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Teror ke Tempo dan Jurnalis, Aktivis Hotman Samosir: Tindakan Manusia Primitif, Harus Ditumpas

Radar Nusantara, Jakarta – Kamis 27 Maret 2025 – Aktivis dan pegiat media Hotman Samosir menyoroti aksi primitif teror terhadap sikap kritis media dan jurnalis. Menurutnya, selain menciderai pilar demokrasi, pembungkaman pers melalui teror kepada perusahaan pers dan jurnalis telah mendegradasi semangat reformasi di Indonesia. Mengebiri kebebasan dan keberadaan pers di Indonesia berimplikasi terancamnya hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang akurat dan obyektif yang mengakibatkan melemahnya fungsi kontrol sosial dan mengurangi peran serta masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan.

Aktivis menyoroti respons istana terhadap teror ke kantor Tempo dan jurnalis. Merespons dengan “kepala babi dimasak aja” dianggap menormalisasi tindakan teror, larangan pers kritis, dan implikasi dari malas berpikir. Dia juga mengingatkan peran jurnalisme dalam demokrasi untuk menyampaikan kebenaran kepada penguasa, bukan sekadar menerima aturan penguasa. Jurnalistik juga sebagai kontrol dan alarm bagi penguasa dan masyarakat.

“Respons datar istana sangat disayangkan. Merespons tindakan teror terhadap pers sebagai pilar ke empat demokrasi dengan mengatakan “kepala babi dimasak aja”, ini kesannya istana menormalisasi tindakan teror ke media dan jurnalis, dan seolah-olah malas mikir. Bahwa dengan respons nyeleneh dari istana dan tindakan dingin dari pemerintah atau aparatur penegak hukum tersebut, dikhawatirkan ke depan akan semakin intens serangan teror kepada perusahaan pers dan jurnalis, terutama mereka yang dianggap kritis, independen, dan berseberangan dengan penguasa atau kelompok tertentu,” ucap Hotman Samosir.

Aktivis ini menekankan bahwa semua bentuk teror tidak bisa dibenarkan dan diwajarkan. Dalih kebebasan yang kebablasan dan menyebarkan hoaks, tidak bisa dipakai untuk membungkam dan mewajarkan tindakan teror terhadap media dan jurnalis. Jika merasa benar, pihak-pihak yang diberitakan tidak perlu risih ketika apa yang diberitakan jurnalis dianggap tidak benar. Data cukup dibalas dengan data, bukan dengan teror maupun tindakan primitif lainnya.

“Di era keterbukaan informasi dan pengakuan terhadap independensi pers, ketika pihak-pihak yang merasa produk jurnalistik yang dipublikasikan oleh suatu perusahaan pers dan jurnalis dianggap tidak benar, bisa menempuh jalur hukum.

sesuai UU Pers. Di samping tanggungjawab dan kewajibannya, jurnalis itu punya hak jawab dan hak koreksi. Tindakan teror dan upaya pembungkaman ke perusahaan pers dan jurnalis adalah inkonstitusional dan tindakan golongan manusia primitif. Teror tujuannya membuat rasa takut. Jurnalis adalah officium nobile. Untuk semua jurnalis di Indonesia supaya tidak gentar selama berpegang pada nilai kode etik dan independensi jurnalistik,” ucapnya lagi.

Menurut Hotman Samosir, pers dan mahasiswa menjadi harapan terakhir masyarakat sebagai checks and balances bagi penguasa di tengah kekosongan oposisi dan hegemoni koalisi gemuk di pemerintahan dan legislatif. Pemerintah dan aparat penegak hukum diminta untuk memberi atensi dan mengusut teror ke media Tempo dan jurnalis. Asta Cita poin pertama pemerintahan Prabowo dan Gibran untuk memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia mendapat sorotan pesimis bisa terwujud di tengah ancaman nyata ke media dan jurnalis.

“Mengebiri independensi dan eksistensi pers di Indonesia berimplikasi terancamnya hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang akurat dan obyektif yang mana mengakibatkan melemahnya fungsi kontrol sosial, mendekadensi keikutsertaan masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan, dan potensi masifnya kesewenang-wenangan penguasa. Di tengah pengesahan RUU TNI dan kekhawatiran masyarakat akan luka lama bangkit kembali, teror kepada pers harus menjadi atensi serius dan pelaku maupun aktor dibelakangnya harus ditumpas,” pungkas Hotman Samosir.

Seperti diketahui, seorang jurnalis Tribrata TV, Rico Sempurna Pasaribu beserta tiga anggota keluarganya tewas mengenaskan dibakar di rumahnya sekitar Juli 2024 di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Diduga kuat jurnalis tersebut dihabisi karena dianggap kritis akan pemberitaannya, dan ditenggarai terkait berita kasus perjudian.

Hingga berita ini dipublikasi, keluarga Rico Sempurna Pasaribu dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sumatera Utara belum mendapatkan kepastian hukum dan keadilan. Tidak sedikit media dan jurnalis khawatir tentang kegagalan pemerintah untuk memberikan perlindungan yang memadai untuk memastikan perlindungan mereka.

Sebelumnya, kantor media Tempo diteror dengan dikirimi bangkai kepala babi dan tikus tanpa kepala. Jurnalis Tempo dan keluarganya juga tidak luput dari teror dan ancaman. Bangkai kepala babi dikirim pada Rabu, (19/3/2025) dan ditujukan kepada Cica.Francisca Christy Rosana yang kerap dipanggil Cica adalah jurnalis desk politik dan host Bocor Alus Politik media Tempo.

Selang tiga hari setelah teror bangkai kepala babi, pada Sabtu (22/3/2025), kantor Tempo kembali mendapatkan kiriman paket bangkai enam ekor tikus tanpa kepala yang diterima oleh petugas kebersihan Tempo.

Sementara itu, pimpinan redaksi Tempo, Setri Yasra mengatakan kiriman bangkai tikus makin memperjelas teror untuk redaksi Tempo. Teror dan ancaman merupakan intimidasi terhadap kerja media dan kebebasan pers. “Pengirimnya sengaja meneror jurnalis. Stop tindakan pengecut ini. Jika tujuan peneror untuk menakuti, kami tidak gentar,” pungkas Setri Yasra.

Secara terpisah, Kabareskrim Polri Wahyu Widada mengatakan masih terus melakukan penyelidikan teror bangkai kepala babi dan tikus ke media Tempo dan jurnalis. “Penyelidikan masih terus berlangsung,” katanya kepada awak media ketika dimintai keterangannya di gedung Bareskrim Polri, Senin (24/3/2025).

Ketika awak media bertanya tindak lanjut kasus teror dan pengancaman akan diusut tuntas, Kabareskrim Wahyu Widada hanya memberikan jawaban normatif. “Semua laporan dari masyarakat tentu kami sikapi. Kami berkomitmen untuk melakukan penyidikan dengan baik. Mohon doanya,” pungkasnya.

( RS ).


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ  Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Ridwan Onchy
4321800 Views
30 Jun 2026

Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM

Gilang Ramadan
61 Views
28 Jun 2026
Radar Daerah
Radar Nusantara
38 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
37 V | 30/06/2026
Aulia Lia
45 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
45 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
18 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
35 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara

Robi Mabruloh โ€ข 51 Views
30 Jun 2026

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

Ridwan Onchy โ€ข 26 Views
23 Jun 2026

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP โ€ข 25 Views
23 Jun 2026

Uni Eropa Hapus Baterai Tanam: Semua Smartphone 2027 Wajib User-Replaceable

Ridwan Onchy โ€ข 43 Views
21 Jun 2026

Bertemu Queen Mรกxima di Belanda, APINDO Dorong Kesehatan Finansial Pekerja

Ridwan Onchy โ€ข 29 Views
17 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi

Tutup Sarasehan KSTI 2026, Prabowo Dorong Riset dan Inovasi Jawab Tantangan Bangsa

Ridwan Onchy โ€ข 39 Views
28 Jun 2026
Politik
Robi Mabruloh
51 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
25 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
79 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
24 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
49 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
37 V | 30/06/2026
Radar Terkini

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
37 Views
30 Jun 2026
© 2026 Copyright ยฉ 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved