Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Public Private Partnership Dalam Program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Surakarta

Radar Nusantara, Garut – Di Indonesia saat ini, pemerintah tengah sibuk dalam membangun dan mengembangkan infrastrukturnya sebagai daya dukung meningkatnya perekonomian antar daerah. Di setiap pembangunan dari awal proyek hingga perealisasiannya tentu pemerintah tidak berjalan sendirian. Jika pemerintah berjalan sendirian dalam setiap pembangunan nasional ataupun daerah tentu akan menguras habis anggaran – anggara yang ada, yang dimana setiap anggaran tersebut ada tujuan dan peruntukannya masing — masing. Untuk itu, dalam memperoleh sumber pembiayaan pembangunan, pemerintah ย tidak harus mengandalkan APBN atau APBD yang ada. Oleh karena itu, pemerintah melakukan kerja sama dengan badan usaha atau swasta yang disebut dengan Public Private Partnership (PPP).

Sampah merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Hingga saat ini, sebagian besar sampah masih dibuang secara terbuka di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), meskipun beberapa TPA sudah menediatasi metode sanitary landfill. Sementara itu, hanya sebagian kecil sampah yang dimanfaatkan kembali oleh pemulung. Masalah sampah telah menjadi isu serius di berbagai daerah di Indonesia. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menjadi sumber penyakit dan mengurangi keindahan serta kenyamanan lingkungan sekitar (Arkasiwi et al., 2024). Volume sampah yang kian meningkat dapat menjadi โ€œBom Waktuโ€. Jika terus dibiarkan menumpuk, sampah akan menimbulkan masalah besar di masa mendatang, yang pada akhirnya akan sulit diatasi.

Kota Surakarta yang terletak di Provinsi Jawa Tengah tidak terlepas dari masalah pengelolaan sampah yang dipusatkan di TPA Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres. Namun, lahan TPA seluas 17 hektar ini sudah dinyatakan overload sejak tahun 2010, baik dengan metode sanitary landfill maupun controlled landfill. Sejak saat itu, pengelolaan sampah di TPA Putri Cempo terpaksa mengandalkan metode open dumping.

Paradigma baru melihat sampah sebagai sumber daya terbarukan yang dapat dimanfaatkan melalui teknologi Waste-toEnergy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Hal ini didukung oleh UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, yang menyebutkan bahwa sampah bisa diubah menjadi energi. Perpres No. 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik mendukung percepatan program pengolahan sampah ini. Untuk melaksanakan pembangunan PSEL, Pemerintah dapat menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP). PPP dalam program PSEL dilakukan oleh Pemerintah Kota Surakarta, melalui Dinas Lingkungan Hidup dengan melibatkan pihak swasta, yaitu PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP).

PPP program PSEL Putri Cempo menunjukkan fleksibilitas ketentuan kontrak melalui sembilan kali addendum yang mencerminkan perlunya penyesuaian terhadap berbagai perubahan eksternal. Namun, aspek regulasi dan legislatif, meskipun sudah diatur dengan jelas, masih menghadapi hambatan dalam implementasi, seperti tertundanya kajian AMDAL dan kesulitan teknis terkait penjualan listrik berbasis sampah kota.

Dari sisi faktor organisasi, pembagian tugas antar pihak sudah terstruktur, tetapi kualitas sumber daya manusia di tingkat Pemerintah Kota Surakarta masih memerlukan peningkatan. Partisipasi dan keterlibatan stakeholder eksternal sudah dilakukan, namun belum optimal dan perlu lebih berkelanjutan.

Program PPP PSEL Putri Cempo di Surakarta didukung oleh kooperasi yang baik antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Kota Surakarta, PT SCMPP, dan masyarakat, dengan kepercayaan yang memperkuat hubungan antar pihak serta komunikasi efektif dalam penyesuaian kontrak dan sosialisasi publik. Namun, program ini menghadapi hambatan pada tahap awal, termasuk keputusan yang menghambat proses lelang dan masalah teknis terkait karakteristik sampah serta pencemaran lingkungan. Selain itu, pembagian risiko yang tidak seimbang antara Pemerintah Kota dan PT SCMPP memperbesar ketidakpastian investasi dan menghambat keberlanjutan proyek.

Opini Oleh : Bagus Prima Mahardhika
Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ  Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Ridwan Onchy
4321800 Views
30 Jun 2026

Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM

Gilang Ramadan
61 Views
28 Jun 2026
Radar Daerah
Radar Nusantara
39 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
39 V | 30/06/2026
Aulia Lia
48 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
48 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
21 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
38 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara

Robi Mabruloh โ€ข 54 Views
30 Jun 2026

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

Ridwan Onchy โ€ข 30 Views
23 Jun 2026

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP โ€ข 30 Views
23 Jun 2026

Uni Eropa Hapus Baterai Tanam: Semua Smartphone 2027 Wajib User-Replaceable

Ridwan Onchy โ€ข 47 Views
21 Jun 2026

Bertemu Queen Mรกxima di Belanda, APINDO Dorong Kesehatan Finansial Pekerja

Ridwan Onchy โ€ข 33 Views
17 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi

Tutup Sarasehan KSTI 2026, Prabowo Dorong Riset dan Inovasi Jawab Tantangan Bangsa

Ridwan Onchy โ€ข 39 Views
28 Jun 2026
Politik
Robi Mabruloh
54 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
25 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
79 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
25 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
49 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
39 V | 30/06/2026
Radar Terkini

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
39 Views
30 Jun 2026
© 2026 Copyright ยฉ 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved