Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Ngintip Peluang Film Sebagai Media Pendukung Perubahan, Ini Penjelasan Pakar Stikosa AWS

Radar Nusantara, Surabaya – Film bisa jadi media kampanye gerakan sosial yang cukup baik. Salah satunya seperti yang dilakukan KPU dengan memutar film ‘Tepatilah Janji’ untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada serentak 2024. Menurut Aulia Afniar Rahmawati, pemerhati film dari Stikosa AWS, kekuatan film bersumber dari daya tarik visual dan emosional.

“Film dapat menyampaikan pesan dengan cara yang menarik secara visual dan emosional, membuat penontonnya lebih mudah terlibat dan tergerak,” kata Aulia.

Dalam film, ada elemen storytelling. Dan melalui cerita, film dapat menggambarkan situasi dan dampak nyata dari suatu isu sosial, membuatnya lebih mudah dipahami dan diingat.

Dengan dukungan teknologi, film mampu menjangkau berbagai platform, dari bioskop hingga media online salah satunya media sosial.

“Akan lebih baik, sebagai bagian dari proses berliterasi, film didukung dengan diskusi publik tentang isu-isu penting, memperluas dampak pesan kampanye.

Meski demikian, kata Aulia, efektivitas film sebagai media kampanye gerakan sosial juga tergantung pada beberapa faktor. Satu hal yang terpenting, lanjut dia, adalah kualitas film.

Film harus memiliki kualitas yang baik agar dapat menarik perhatian dan diterima oleh penonton. Jika prasyarat ini dipenuhi, film perlu memperkuat strategi distribusi untuk memastikan film mencapai target audiens yang diinginkan.

“Keniscayaan juga jika film melakukan integrasi dengan media lain. Film sebaiknya menjadi bagian dari strategi kampanye yang lebih luas, didukung oleh media dan aktivitas lainnya. Tapi sekali lagi, isi film harus relevan dan dapat diterima oleh masyarakat sasaran,” jelas Aulia.

Lebih jauh, ia pun memberi contoh bagaimana film digunakan sebagai media kampanye untuk gerakan sosial di luar negeri. Misalnya An Inconvenient Truth (2006), sebuah film dokumenter yang dibintangi mantan Wakil Presiden AS Al Gore dan fokus pada isu perubahan iklim.

“Film ini menjadi katalis untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pemanasan global dan mendorong tindakan lingkungan di seluruh dunia,” kata Aulia.(18/10)

Beberapa film yang ada saat ini, lanjutnya, juga tak hanya muncul sebagai representasi produk hiburan. Tetapi memiliki kekuatan pesan yang sangat kuat.

“Dulu ada film 12 Years a Slave (2013). Ini semangatnya anti rasisme dan perbudayan. Lebih jauh lagi, film ini menyuarakan fakta ketidakadilan yang rasial. Bahkan film V for Vendetta (2005), ini membawa pesan kuat pada semangat perlawanan terhadap penindasan pemerintah, dan pemberontakan melawan sistem yang korup,” jelas Aulia.

Dengan gambaran ini, baik langsung atau tidak, bukan hal baru jika film kemudian diposisikan sebagai alat yang kuat untuk meningkatkan kesadaran, memicu diskusi publik, dan bahkan mendorong perubahan kebijakan dalam berbagai isu sosial.

“Tetapi efektivitas film-film ini sulit berdiri sendiri. Film harus didukung kampanye yang lebih luas, termasuk keterlibatan media, advokasi, dan aksi grassroots,” tutupnya.

(Redho)


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ  Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Ridwan Onchy
4321800 Views
30 Jun 2026

Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM

Gilang Ramadan
50 Views
28 Jun 2026
Radar Daerah
Radar Nusantara
35 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
26 V | 30/06/2026
Aulia Lia
37 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
40 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
18 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
31 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara

Robi Mabruloh โ€ข 37 Views
30 Jun 2026

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

Ridwan Onchy โ€ข 25 Views
23 Jun 2026

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP โ€ข 21 Views
23 Jun 2026

Uni Eropa Hapus Baterai Tanam: Semua Smartphone 2027 Wajib User-Replaceable

Ridwan Onchy โ€ข 35 Views
21 Jun 2026

Bertemu Queen Mรกxima di Belanda, APINDO Dorong Kesehatan Finansial Pekerja

Ridwan Onchy โ€ข 27 Views
17 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi

Tutup Sarasehan KSTI 2026, Prabowo Dorong Riset dan Inovasi Jawab Tantangan Bangsa

Ridwan Onchy โ€ข 22 Views
28 Jun 2026
Politik
Robi Mabruloh
37 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
23 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
65 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
17 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
44 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
26 V | 30/06/2026
Radar Terkini

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
26 Views
30 Jun 2026
© 2026 Copyright ยฉ 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved