Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

UUD 1945 Ternyata Keramat Bukan Sementara Apalagi Kilat

Oleh : Prihandoyo Kuswanto, Ketua Pusat Study Kajian Rumah Pancasila.

Radar Nusantara, Garut, Jawa Barat – Pidato Soekarno di PPKI tanggal 18 Agustus 1945 dengan situasi yang sangat genting
dimana sesegerah mungkin UUD disyahkan sebab tanggal 17 Agustus 1945 telah
dilakukan Proklamasi ,oleh sebab itu bung Karno tidak mau lagi bertele-tele dan
menemui jalan buntu maka bung Karno mengatakan UUD 1945 sementara,Kilat ,nanti
kita bicarakan lagi kalau sudah MPR terbentuk dan cekak aos itu arti nya tidak bertele-
tele .

Rupanya para pengamandemen UUD1945 tidak bisa melihat pernyataan Bung Karno
itu adalah bagian dari strategi agar Negara Indonesia sesegerah mungkin terbentuk .

Betulkah UUD 1945 sementara dan kilat. UUD 1945 itu keramat, bukan
sementara.Mempelajari pembentukan UUD 1945 tentu bukan hanya pada sidang PPKI
yang hanya singkat itu.
Tetapi harus kita perdalam dimulai dari persidangan dan
perdebatan di BPUPKI. Masih banyak para politikus dan pengamandemen UUD 1945
yang tidak membaca sejarah dengan benar.
Begitu juga umat Islam yang ikut mengamandemen UUD 1945 Padahal UUD 1945 itu
adalah UUD yang dalam pembentukannya memohon petunjuk Allah

Cuplikan pidato Bung Karno di sidang PPKI.

โ€Alangkah keramatnja, toean2 dan njonja2
jang terhormat, oendang2 dasar bagi sesoeatoe bangsa.
Tidakkah oendang2 sesoeatoe bangsa itoe biasanja didahoeloei lebih doeloe,
sebeloem dia lahir, dengan pertentangan paham jang maha hebat, dengan perselisihan
pendirian2 jang maha hebat, bahkan kadang2 dengan revolutie jang maha hebat,
dengan pertoempahan darah jang maha hebat, sehingga sering kali sesoeatoe bangsa
melahirkan dia poenja oendang2 dasar itoe dengan sesoenggoehnja di dalam laoeatan
darah dan laoetan air mata.

Oleh karena itoe njatalah bahwa sesoeatoe oendang2 dasar sebenarnja adalah satoe
hal jang amat keramat bagi sesoeatoe rakjat, dan djika kita poen hendak menetapkan
oendang2 dasar kita, kta perloe mengingatkan kekeramatan pekerdjaan itoe.
Dan oleh karena itoe kita beberapa hari jang laloe sadar akan pentingnja dan
keramatnja pekerdjaan kita itoe.
Kita beberapa hari jang laloe memohon petoendjoek
kepada Allah S.W.T., mohon dipimpin Allah S.W.T., mengoetjapkan: Rabana,
ihdinasjsiratal moestaqiem, siratal lazina anamta alaihim, ghoiril maghadoebi alaihim
waladhalin.

Dengan pimpinan Allah S.W.T., kita telah menentoekan bentoek daripada oendang2
dasar kita, bentoeknja negara kita, jaitoe sebagai jang tertoelis atau soedah
dipoetoeskan: Indonesia Merdeka adalah satoe Republik.

BACA JUGA : Isu Diaspora Indonesia Diberi Kewarganegaraan Ganda

Maka terhoeboeng dengan
itoe poen pasal 1 daripada rantjangan oendang2 dasar jang kita persembahkan ini
boenjinja: โ€œNegara Indonesia ialah Negara Kesatoean jang berbentoek Republikโ€.

Jadi sangat yakinlah kita bahwa UUD 1945 itu dibuat bukan dengan sementara, bukan
dengan singkat. Tetapi dengan ijin Allah SWT, hal inilah yang tidak dibaca oleh
pengamandemen UUD 1945.
Dengan demikian jihad konstitusi mengembalikan UUD 1945 adalah sebuah keharusan bagi anak
bangsa yang mencintai negerinya.

Apakah Soekarno seorang yang bodoh melakukan dekrit presiden 5 Juli 1959 kembali
ke UUD 1945 yang dikatakan Sementara dan Kilat itu?

Tentunya para pakar
ketatanegaraan bisa mengkaji UUD 1945 dengan pikiran yang luas dan bukan dengan
pikiran yang sempit.
Kerancuan Pemahaman Ideologi Pancasila.
Bagaimana mungkin ideologi Pancasila diterapkan pada negara yang sudah
diamandemen Pancasila nya.

Lanjut Baca Ke Halaman 2


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ  Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Ridwan Onchy
4321800 Views
30 Jun 2026

Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM

Gilang Ramadan
68 Views
28 Jun 2026
Radar Daerah
Radar Nusantara
43 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
39 V | 30/06/2026
Aulia Lia
48 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
50 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
22 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
39 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara

Robi Mabruloh โ€ข 55 Views
30 Jun 2026

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

Ridwan Onchy โ€ข 31 Views
23 Jun 2026

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP โ€ข 34 Views
23 Jun 2026

Uni Eropa Hapus Baterai Tanam: Semua Smartphone 2027 Wajib User-Replaceable

Ridwan Onchy โ€ข 52 Views
21 Jun 2026

Bertemu Queen Mรกxima di Belanda, APINDO Dorong Kesehatan Finansial Pekerja

Ridwan Onchy โ€ข 33 Views
17 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi

Tutup Sarasehan KSTI 2026, Prabowo Dorong Riset dan Inovasi Jawab Tantangan Bangsa

Ridwan Onchy โ€ข 39 Views
28 Jun 2026
Politik
Robi Mabruloh
55 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
32 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
82 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
28 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
52 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
39 V | 30/06/2026
Radar Terkini

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
39 Views
30 Jun 2026
© 2026 Copyright ยฉ 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved