Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Tiga Poros Capres-Cawapres yang Diusung Tiga “Dinasti Politik”

Apakah Gerindra? Pasti bukan, tanya saja pada Prabowo, atau Hasjim. Apakah Golkar? Tak perlu diceritakan lagi soal “perebutan kekuasaan” diantara faksi-faksinya, seru dan mencekam.

Apakah Demokrat? Hmm… ada yang mau tanya ke SBY, AHY dan Ibas? Lalu parpol lain seperti PAN? Gelora? Garuda? Atau PSI? …hmm mungkin PSI barangkali?

Katanya PSI mengaku-aku sebagai partainya Jokowi. PSI yang selalu bilang “tegak lurus” atau “sejalan” dengan Jokowi. Apalagi Ketua Umumnya sekarang adalah Kaesang Pangarep, putera bungsu Jokowi.

Mungkin para pengamat politik profesional bisa bantu jelaskan, mengapa Kaesang memilih parpol bocil yang non-parlemen ini sebagai tempatnya berkiprah dalam dunia politik?

Kenapa tidak sedari awal pilih masuk ke parpol gede yang bisa “menjamin” karir politik Kaesang pasti moncer.

Ya, kenapa PSI?

BACA JUGA : Indonesia Emas, Ada yang Terabaikan di Segmen Anak Berkebutuhan Khusus

PSI ini parpol yang terbukti telah bikin repot kebiasaannya para anggota dinasti politik dan kroni-kroninya lho. Programnya anti-korupsi dan anti-intoleransi. RUU Perampasan Aset Koruptor dan RUU Pembatasan Transaksi Uang Kartal digembar-gemborkan hanya oleh PSI.

Ini khan bakal bikin susah para anggota “dinasti politik” nantinya, betul nggak? Para pengamat politik profesional, kiranya bisa bantu menjelaskan mengapa Kaesang (dan Jokowi?) memilih PSI?

Okelah, kita kembali ke soal tiga poros capres-cawapres, singkatnya disimpulkan begini: poros pertama pengendalinya adalah Surya Paloh, poros kedua dikendalikan Megawati, dan poros ketiga dikendalikan Jokowi.

Sederhana khan? Surya Paloh, Megawati dan Jokowi.

Anda memilih yang mana?


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

🏠 Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan
Radar Daerah
Radar Nusantara
76 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
65 V | 30/06/2026
Aulia Lia
72 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
83 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
44 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
79 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP • 52 Views
23 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi
Politik
Robi Mabruloh
74 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
56 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
113 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
73 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
78 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
65 V | 30/06/2026
Radar Terkini

The Grip of the Wood and the Silence of the Stone

Dede Permana
118 Views
12 Okt 2026
© 2026 Copyright © 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved