Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Diduga Makam Keramat Palsu Bangunan Makam Waliyullah Ki Kuwu Pangeran Kalijenar Akan Diratakan Kembali Seperti Semula

Radar Nusantara, Batang – Ketua Umum Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Pusat Keadilan Rakyat Indonesia disingkat LKBH PAKAR INDONESIA Ali Subhi Waliyanto, S.H., M.H. telah berhasil mendampingi Pak Slamet salah seorang pemilik kebun di wilayah gunung tugel Kelurahan Wates Desa Wates Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang yang sebagian lahan perkebunannya telah digunakan oleh Kasiyanto dkk warga Watesalit Kabupaten Batang untuk membangun makam keramat yang diberi nama โ€œMakam Waliyullah Ki Kuwu (Pangeran Kalijenar) bin Sunan Ngerang bin Raden Mas Said (Sunan Kalijaga)โ€ sejak 2021 yang lalu.

Pembangunan Makam Keramat tersebut oleh Kasiyanto dkk yang terhitung sudah empat tahun lamanya namun belum ada kejelasan dan kesepakatan sama sekali yang menguntungkan Pak Slamet sebagai pemilik kebun, baik lahan kebun itu dikontrak atau dibeli dengan harga yang sesuai. โ€œPak Slemate sebagai klien kami berdasarkan Surat Kuasa khusus tertanggal 9 April 2025 mengeluhkan atas peristiwa klaim pembangunan makam tersebut, karena klien kami merasa sangat dirugikan baik secara materi maupun non-materiโ€ tegasnya Ali Subhi Waliyanto, S.H., M.H. sebagai Kuasa Hukum Pak Slamet kepada media kami melalui telpon cellular pada 22 April 2025 pukul 16.33 WIB

Ali Subhi Waliyanto, S.H., M.H. sebagai Kuasa Hukum Pak Slamet juga menceritakan bahwasannya pembangunan makam keramat Ki Kuwu Pangeran Kalijenar tersebut berdasarkan hasil meditasi atau penerawangan yang tidak dapat dibuktikan fakta kebenarannya, lebih-lebih pihak Pak Kasiyanto dkk yang mengklaim dan membangun makam tersebut telah mengakui bahwasannya ia adalah keturunan dari Sunan Kalijaga kedelapan, namun saat bertemu di Balai Desa Wates dalam agenda Mediasi yang difasilitasi oleh Kelurahan Wates Kecamatan Wonotunggal pada Selasa 22 April 2025 pukul 09.00 WIB Pak Kasiyanto dkk tidak mampu menunjukan silsilah keluarganya yang tembus hingga Sunan Kalijaga salah satu tokoh Walisongo yang fenomenal dengan dakwahnya melalui pewayangan. Oleh sebab itu, maka patut diduga bahwasannya Makam Keramat Waliyullah Ki Kuwu Pangeran Kalijenar itu adalah fiktif atau palsu.

Melalui agenda mediasi di Balai Desa Wates yang dimoderatori langsung oleh Kepala Desa Wates yaitu Bapak Wahyono, Pak Kasiyanto dkk mengucapkan permohonan maaf kepada forum khususnya Pak Slamet sebagai pemilik kebun dan telah berakhir dengan damai melalui kesepakatan bersama antara kedua belah pihak dengan hasil mediasi yaitu Kasiyanto dkk bersedia untuk memberikan kompensasi kepada Pak Slamet dan bersedia pula Makam Keramatnya diratakan Kembali seperti semula atau ditutup secara permanen, sehingga tidak ada lagi doktrin Makam Keramat Waliyullah Pangeran Kalijenar di gunung tugel Desa Wates Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang sejak saat ini dan seterusnya.

Ali Subhi Waliyanto, S.H., M.H. selaku Ketua Umum LKBH PAKAR INDONESIA sekaligus sebagai Kuasa Hukum Pak Slamet menyatakan terimakasih kepada pihak terkait khususnya Kepala Desa Wates dan memberikan himbauan kepada Masyarakat secara umum untuk tidak mudah percaya terhadap maraknya doktrin Makam yang dikeramatkan tanpa diketahui kronologi sejarahnya.

(Redho)


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ  Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Ridwan Onchy
4321800 Views
30 Jun 2026

Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM

Gilang Ramadan
80 Views
28 Jun 2026
Radar Daerah
Radar Nusantara
58 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
54 V | 30/06/2026
Aulia Lia
62 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
78 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
36 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
61 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara

Robi Mabruloh โ€ข 67 Views
30 Jun 2026

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

Ridwan Onchy โ€ข 50 Views
23 Jun 2026

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP โ€ข 46 Views
23 Jun 2026

Uni Eropa Hapus Baterai Tanam: Semua Smartphone 2027 Wajib User-Replaceable

Ridwan Onchy โ€ข 77 Views
21 Jun 2026

Bertemu Queen Mรกxima di Belanda, APINDO Dorong Kesehatan Finansial Pekerja

Ridwan Onchy โ€ข 54 Views
17 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi

Tutup Sarasehan KSTI 2026, Prabowo Dorong Riset dan Inovasi Jawab Tantangan Bangsa

Ridwan Onchy โ€ข 65 Views
28 Jun 2026
Politik
Robi Mabruloh
67 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
45 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
104 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
62 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
69 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
54 V | 30/06/2026
Radar Terkini

The Grip of the Wood and the Silence of the Stone

Dede Permana
77 Views
12 Okt 2026
© 2026 Copyright ยฉ 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved