Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Ada yang Gentar dan Ketakutan dengan Bacawapres “Bocil Alias Anak Ingusan”. Memalukan!

Oleh: Andre Vincent Wenas,MM,MBA., Direktur Eksekutif, Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta

Radar Nusantara, Garut, Jawa Barat – Menjelang pengumuman oleh KPU pada Senin, 13 November 2023 kemarin sempat diwarnai oleh segerombolan orang yang ingin menggagalkan Gibran sebagai kontestan bacawapres. Rupanya ada yang takut alias gentar dengan bacawapres “bocil dan anak ingusan”. Memalukan.

Lucu memang, dugaan tentang ketakutan mereka semakin terbukti. Pada esok harinya (Selasa) KPU melakukan pengundian nomor urut. Satu untuk pasangan Anies-Muhaimin, dua untuk Prabowo-Gibran, dan tiga untuk Ganjar-Mahfud.

Semua parpol pengusung dan pendukung hadir dan bergembira. Semua bisa menerima setiap pasangan, beda dengan gerombolan kemarin yang menggunakan alasan bacawapres inkonstitusional-lah dan sebagainya yang dipakai sebagai alasan pembenaran aksi jalanan mereka.

Padahal KPU hanya bergerak berdasarkan hukum. Dan semua prosedur hukum yang berlaku sudah dijalankan. Maka KPU tinggal menyelesaikan soal nomor urut capres-bacawapres.

BACA JUGA : Tiga Poros Capres-Cawapres yang Diusung Tiga “Dinasti Politik”

Tapi gerombolan ini, yang dicurigai digerakan oleh mereka yang ketakutan gegara tendensi hasil jajak pendapat hampir semua lembaga mengindikasikan jagoannya melorot terus posisinya.

Sehingga kesan yang timbul malah aksi mereka semata-mata tampak hanya ingin memaksakan kehendak sendiri. Tapi seperti biasa selalu mengatasnamakan kehendak rakyat.

Aksi jalanan yang memakai jargon “bacawapres inkonstitusional” tapi mau menggagalkan pasangan capres-bacawapres yang sah secara konstitusional untuk ditetapkan oleh KPU, sebuah lembaga negara yang juga sah secara konstitusional. Aneh dan lucu memang mereka ini.

Lanjut Baca Ke Halaman 2


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

🏠 Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan
Radar Daerah
Radar Nusantara
82 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
71 V | 30/06/2026
Aulia Lia
79 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
86 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
49 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
83 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP • 57 Views
23 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi
Politik
Robi Mabruloh
79 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
60 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
117 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
83 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
84 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
71 V | 30/06/2026
Radar Terkini

The Grip of the Wood and the Silence of the Stone

Dede Permana
126 Views
12 Okt 2026
© 2026 Copyright © 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved