TPNPB Kodap III Ndugama Derakma Bertanggung Jawab Atas Penembakan Satu Aparat Militer Indonesia Dan Perampasan Senjata Dan Peluru Di Nduga

Ridwan Onchy

Radar Nusantara, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Komandan Batalyon Yuguru, Mayor Yibet Gwijangge dari markasnya di Nduga bahwa pada hari Kamis, 8 Januari 2026 sekitar jam 08.00 telah terjadi penyerangan dan penembakan yang dilakukan oleh pasukan TPNPB Kodap III Ndugama Derakma dibawa pimpinan Mayor Yibet Gwijangge dan pasukan yang mengakibatkan seorang aparat militer indonesia tewas serta terjadi perampasan satu pucuk senjata laras panjang, lima magazen terisi peluru lengkap dan sebuah HT atau alat komunikasi satelit. Semua alat yang disita oleh TPNPB Kodap III Ndugama Derakma telah berada di tangan Mayor Yibet Gwijangge dan pasukannya di Batalyon Yuguru.

Tewasnya satu anggota militer indonesia di Yuguru dilaporkan oleh komandan operasi Batalyon Yuguru, Soa-Soa Karunggu melalui seluler HP bahwa pada 8 Januari 2026 pukul 08.00 pagi kami TPNPB Kodap lll Ndugama Derakma, Komandan batalyon Yuguru Yibet Gwijangge dan Maleo Kogoya telah mengeksekusi satu anggota Militer Indonesia di daerah Yuguru di pos Kuid dengan menyerang dan merampas alat negara Indonesia dari tangan Militer Indonesia. Yakni, meliputi satu pucuk senjata laras panjang, lima magazen terisi peluru lengkap dan satu unit HT atau telepon satelit.

Kami TPNPB Kodap lll Ndugama Derakma Bertanggung jawab atas aksi tersebut sementara kontak senjata antara pihak kami dengan aparat militer indonesia tidak terdapat korban jiwa dari pihak TPNPB. Sementara satu orang aparat militer indonesia yang dikirim oleh Prabowo Subianto serta logistik perang telah disita oleh kami dan telah menjadi aset TPNPB.

Atas penembakan dan menewaskan satu anggota Militer Indonesia di Pos Kuid daerah Yuguru, saya Yibet Gwijangge Komandan Batalyon Yuguru bertanggung jawab atas menewaskan satu aparat militer indonesia dan perampasan satu pucuk senjata, lima magazen dan satu satelit di daerah Yuguru. Kami Panglima Kodap lll Ndugama Derakma dibawa pimpinan Brigjen Egianus Kogoya dan pasukannya siap bertanggung jawab.

Komandan Batalyon Yuguru, Mayor Yibet melaporkan bahwa kami kalahkan Presiden Prabowo Subianto dan kami juga meminta kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kapolri Indonesia dan panglima TNI Republik Indonesia jangan sembunyikan jenazah satu anggota tentara Indonesia yang tewas di daerah Yuguru karena mereka adalah manusia yang punya anak, istri dan punya keluarga yang harus diumumkan secara Militer sebagai penghormatan terakhir. Presiden RI Prabowo Subianto dan militer Indonesia yang menamakan pos titik kuat Yuguru telah melanggar hukum Humaniter Internasional dan mereka telah melanggar hukum perang Konvensi Jenewa 1949 yang dimana hukum Humaniter Internasional melarang menembak rakyat sipil, dilarang membakar rumah sakit dan Gereja akan tetapi Tentara Indonesia telah melanggar hukum Humaniter Internasional dengan menguasai tempat warga sipil di Yuguru dengan pos militer Indonesia lebih dari 6 pos di daerah Yuguru maka kami TPNPB batalyon Yuguru menembak dan merampas senjata dari pasukan Prabowo Subianto.

Penanggung jawab perang dan penyerangan dan penembakan satu anggota Tentara Indonesia serta perampasan senjata dan munisi di daerah Yuguru adalah Mayor Yibet Gwijangge l, Komandan Batalyon Yuguru, oleh karena itu aparat militer indonesia dibawa pimpinan komandan Chris, Dila dan Jonatan kalian jangan kejar warga sipil yang tidak punya senjata tapi silahkan kejar saya dan pasukan saya dari batalyon Yuguru karena kami tidak lari dari anda karena Yuguru ini rumah kita, daerah kita, wilayah kita dan istana kita.

Demikian Siaran Pers Ke III Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Kamis, 8 Januari 2026 oleh Sebby Sambom Jubir TPNPB OPM.

Penanggung Jawab Komando Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM

Jenderal Goliat Tabuni
Panglima Tinggi TPNPB-OPM

Letnan Jenderal Melkisedek Awom
Wakil Panglima TPNPB-OPM

Mayor Jenderal Terianus Satto
Kepala Staf Umum TPNPB-OPM

Mayor Jenderal Lekagak Telenggen
Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca