Radar Nusantara, Bangkok – 1 Januari 2009 —
Harusnya malam itu penuh tawa, pelukan, dan hitungan mundur menuju harapan baru. Tapi detik pertama Tahun Baru 2009 justru berubah jadi malam paling kelam bagi ratusan orang di sebuah klab malam elite kawasan Ekkamai, Bangkok.
Lampu pesta masih berkedip, musik menghentak, ratusan tubuh berdansa rapat di lantai dansa. Lalu—api meledak dari depan panggung.
Dalam hitungan detik, pesta berubah jadi kepanikan massal.
“Kami sedang berdansa, lalu tiba-tiba api besar muncul. Semua orang langsung berteriak dan lari,”
— Oh Benyamas, salah satu penyintas.
🔳 Kembang Api yang Mengantar Kematian
Beberapa menit sebelum tengah malam, pengunjung disebut dibagikan kembang api untuk merayakan pergantian tahun. Begitu jam menunjukkan pukul 00.00, kembang api dinyalakan di dalam ruangan tertutup—sebuah kesalahan fatal.
Api dengan cepat menjilat langit-langit rendah yang mudah terbakar. Asap hitam tebal memenuhi ruangan, mematikan pandangan dan napas.
Sebagian saksi lain menduga arus pendek listrik turut memperparah keadaan. Tapi satu hal pasti: api menang lebih cepat dari manusia.
🔳 Pintu Keluar Jadi Perangkap
Sekitar 400 orang memadati klab malam itu—jauh di atas kapasitas aman. Saat api membesar, pengunjung berdesakan menuju pintu keluar yang terbatas.
Kaca jendela dipecahkan.
Teriakan minta tolong saling tumpang tindih.
Beberapa terjatuh dan terinjak dalam kepanikan.
“Ada dentuman keras, lalu orang-orang berlarian. Api menyebar sangat cepat,”
— Tos Maddy, saksi mata.
Sebagian pengunjung bahkan terjebak di kamar mandi, tak sempat menyelamatkan diri ketika atap mulai runtuh.
🔳 Trotoar Jadi Ruang Duka
Saat api berhasil dikendalikan, pemandangan di luar klab membuat bulu kuduk merinding.
Puluhan jasad hangus dibungkus selimut putih, disusun di trotoar.
Banyak korban tak bisa dikenali.
Regu penyelamat terpaksa mengangkut jenazah menggunakan truk pikap, karena jumlah korban terlalu banyak.
Korban tewas tercatat 58 orang, sementara lebih dari 120 lainnya luka-luka, sebagian besar akibat luka bakar dan sesak napas.
🔳 Alarm Lama Soal Keamanan
Tragedi ini membuka kembali luka lama soal keamanan tempat hiburan malam di Bangkok.
Beberapa klab diketahui:
Minim pintu darurat
Ventilasi buruk
Dekorasi mudah terbakar
Pengawasan longgar
Meski belum ada insiden besar dalam lima tahun terakhir sebelum kejadian ini, malam itu membuktikan satu hal: satu kelalaian cukup untuk merenggut puluhan nyawa.
🔳 Tahun Baru yang Tak Pernah Sampai
Bagi keluarga korban, tahun baru itu tak pernah benar-benar dimulai.
Tak ada resolusi.
Tak ada harapan baru.
Yang tersisa hanya abu, kehilangan, dan trauma panjang.
Malam yang seharusnya dirayakan justru dikenang sebagai salah satu tragedi kebakaran paling mematikan dalam sejarah hiburan malam Thailand.
Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













