Radar Nusantara, SAMARINDA – Kasi Intel Kasrem 091/ASN, Kolonel Inf. Decky Zulhas, S.H., M.Han. mewakili Danrem 091/ASN hadiri Persekutuan Suku Asli Kalimantan (PUSAKA) merayakan hari jadinya yang ke-21, di GOR Segiri Samarinda, pada Sabtu (31/1/2026).
Di usia dua dekade lebih ini, PUSAKA menegaskan komitmennya untuk bertransformasi menjadi Organisasi Masyarakat (Ormas) yang mengedepankan profesionalisme dan kontribusi intelektual bagi pembangunan nasional.
Persekutuan Suku Asli Kalimantan (PUSAKA) merayakan hari jadinya yang ke-21 dengan tema “Merajut keberagaman dalam bingkai budaya menuju Masyarakat Kaltim Madani”
Ditempat terpisah Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si Apresiasi, Mengucapkan selamat atas eksistensi PUSAKA selama dua dekade dalam menjaga kerukunan.
Danrem juga bepesan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan dalam menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas di wilayah Kalimantan Timur, terutama menjelang agenda nasional seperti Pemilu dan pembangunan IKN.
Danrem juga menambahkan Pelestarian Budaya: yakni Mendukung upaya PUSAKA dalam melestarikan adat istiadat dan budaya lokal sebagai kekayaan bangsa.
Acara tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antar tokoh adat, tokoh masyarakat, dan jajaran Forkopimda Kalimantan Timur.
Sedangkan Ketua DPP PUSAKA, Abdunnur, menyatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya membawa visi besar untuk bersinergi dengan pemerintah. Namun dengan pendekatan yang berbeda dari ormas pada umumnya.
Abdunnur pun memperkenalkan tagline SEP sebagai fondasi pergerakan PUSAKA ke depan. Tagline ini dirancang untuk menjawab tantangan zaman, terutama dalam menjaga stabilitas Bumi Kalimantan sebagai jantung baru Indonesia.
Safe atau Keamanan, dimana DPP PUSAKA Berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah demi keutuhan NKRI.
Intelektual dengan memberikan sumbangsih pemikiran dan ide-ide strategis untuk pembangunan daerah.
Terakhir, Profesional dalam menjalankan roda organisasi dengan standar yang terukur dan berkontribusi nyata pada ketahanan nasional.
“Kami ingin PUSAKA memberikan sinergi dalam bentuk pemikiran yang intelektual. Fokus kita adalah mendukung ketahanan nasional tanpa meninggalkan kearifan lokal,” ujar Abdunnur di sela-sela kegiatan Milad pukul 10.00 WITA tersebut.
Lebih lanjut, Abdunnur menekankan bahwa PUSAKA akan berdiri di garda terdepan dalam mendukung keberlanjutan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurutnya, partisipasi masyarakat lokal melalui kontribusi pemikiran sangat krusial agar pembangunan tidak hanya bersifat fisik, tapi juga sosial.
“Kami bersinergi menguatkan pembangunan di Nusantara. Pusaka hadir untuk Indonesia dan Kalimantan melalui partisipasi aktif dalam menyukseskan program Presiden, Gubernur, hingga Bupati dan Wali Kota di seluruh penjuru Kalimantan,” imbuhnya.
Menanggapi isu nasional yang tengah hangat terkait usulan penggabungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ke bawah naungan kementerian, Abdunnur memberikan respons yang hati-hati namun substantif.
Berbeda dengan beberapa pihak yang secara tegas menolak, PUSAKA memilih untuk melihat esensi dari peran kepolisian itu sendiri.
“Kami akan melihat secara substansi peran dan fungsi kepolisian ini. Yang paling utama bagi kami adalah bagaimana kepolisian mampu membangun ketertiban bersama masyarakat.
Di mana pun posisinya, tujuannya harus tetap pada pelibatan partisipasi masyarakat untuk mewujudkan keamanan umum,” tutupnya.
(Penrem091)
.
https://korem091.tni-ad.mil.id/ppid/momentum-milad-ke-21-pusaka-danrem-091-asn-mendukung-upaya-pelestarikan-adat-istiadat-dan-budaya-lokal-sebagai-kekayaan-bangsa/
.
TNIAD #KodamVIMulawarman #tni_angkatan_darat #tniprima #profesional #responsif #integratif #modern #adaptif #tniadmengabdidanmembangunbersamarakyat #tentararakyat #infokomando #tniad #korem091asn #bersamarakyattnikuat
Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












