banner 728x250

LITERASI KESEHATAN, Pemdaprov Jabar Luncurkan Geber Si Jumo dan Jamillah di Majelengka

Robi Mabruloh
LITERASI KESEHATAN, Pemdaprov Jabar Luncurkan Geber Si Jumo dan Jamillah di Majelengka
LITERASI KESEHATAN, Pemdaprov Jabar Luncurkan Geber Si Jumo dan Jamillah di Majelengka
banner 120x600
banner 468x60

Sememtara itu, dalam penanganan DBD dan TBC, ia menyebut dengan menerapkan perilaku Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Untuk DBD lakukan 3M, menutup, menguras, dan mengolah, pasti tidak akan ada nyamuk Aedes aegypti, yang akhirnya DBD bisa diatasi,” ucapnya.

banner 325x300

Untuk TBC pun sama dengan menerapkan PHBS. Jika terlanjur terserang, Herman mengungkapkan, masyarakat dapat memperoleh obat di Puskesmas terdekat.

“Saya kira obat sudah disediakan, tinggal literasi masyarakat dan itu bisa dilakukan dengan gotong royong,” ujarnya.

Sementara itu Penjabat Bupati Majalengka Dedi Supandi mengatakan bahwa pihaknya dalam mengatasi stunting akan menerapkan desentralisasi anggaran desa.

BACA JUGA : Sekda Herman Suryatman Ajak ASN Jabar Hadirkan Pelayanan Sejahterakan Warga

“Saya sudah komitmen bahwa di era saya akan ada desentralisasi anggaran. Jadi harus hadir dukungan dari pemerintah desa. Setiap desa harus digolontorkan dana stunting,” kata Dedi.

Ia pun akan menurunkan 1.173 mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tingkat tiga untuk ikut membantu menyosialiasikan dan memantau ibu hamil dalam upaya menurunkan angka stunting di Majalengka.

“Saya beri tugas khusus menurunkan stunting. Mereka tinggal mengecek di beberapa titik yang dijadikan titik lokasi, setelah itu kita akan drop berbagai intevensi (kebutuhan),” katanya.

banner 325x300

Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca