Radar Nusantara, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto Prabowo tampak terkejut mendengar biaya membangun sejumlah sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air warga. Sebab menurutnya biaya itu dinilai jauh lebih murah dari perkiraan.
Ia menduga biaya bisa ditekan karena pengerjaan dilakukan oleh personel TNI sehingga tidak perlu membayar ongkos tenaga kerja. Pernyataan itu membuat KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak tertawa.
Dalam rapat, Kepala BNPB melaporkan bahwa pemerintah telah membangun sejumlah sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air warga.
Proyek tersebut disebut menelan biaya sekitar Rp100 juta hingga Rp150 juta per titik. Momen ini terjadi dalam rapat koordinasi penanganan bencana bersama pejabat pemerintah, TNI, dan Polri di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).
Prabowo menyampaikan bahwa penyediaan air bersih menjadi prioritas utama bagi masyarakat terdampak bencana
Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













