Profile
Berita
Berita
Business
Business
Kriminal
Kriminal
Olahraga
Olahraga
Opini
Opini
Politik
Politik
Radar Daerah
Radar Daerah
Radar Edukasi
Radar Edukasi
Radar Ekonomi
Radar Ekonomi
Radar IKN
Radar IKN
Radar Internasional
Radar Internasional
Radar Nasional
Radar Nasional
Radar News dan Iklan
Radar News dan Iklan
Radar Nusantara
Radar Nusantara
Radar Olahraga
Radar Olahraga
Radar Politik
Radar Politik
Radar Sejarah
Radar Sejarah
Radar Terkini
Radar Terkini
Radar Tni Dan Polri
Radar Tni Dan Polri
Trending
Trending

Eksperimen Tidak Tidur Selama 11 Hari Remaja 17 Tahun Ini Mengalami Halusinasi Dan Kehilangan Kendali Realitas

Radar Nusantara, Amerika Serikat – Randy Gardner, seorang remaja berusia 17 tahun asal San Diego, Amerika Serikat, mencatatkan namanya dalam sejarah sains pada akhir tahun 1963 ketika ia memutuskan untuk tidak tidur sama sekali selama 264 jam 24 menit atau setara hampir 11 hari penuh. Awalnya ini hanyalah proyek pameran sains sekolah menengah yang terdengar sederhana. Tidak ada niat menjadi sensasi dunia atau eksperimen berbahaya. Namun apa yang terjadi kemudian justru menjadi salah satu kasus deprivasi tidur paling penting dalam dunia medis.

Eksperimen ini dimulai pada 28 Desember 1963. Pada hari hari awal, Randy masih terlihat normal meski mulai kelelahan. Konsentrasinya menurun, matanya sulit fokus, dan refleks tubuh melambat. Dua temannya bertugas memastikan ia tidak tertidur dan mencatat setiap perubahan perilaku. Setelah beberapa hari, percobaan ini menarik perhatian media dan ilmuwan tidur ternama dari Stanford University, Dr William Dement, yang kemudian ikut mengawasi langsung jalannya eksperimen bersama seorang perwira medis Angkatan Laut Amerika Serikat. Sejak saat itu, pengamatan dilakukan secara serius dan terstruktur.

Memasuki hari ke 3 hingga ke 5, kondisi Randy mulai mengkhawatirkan. Ia mengalami gangguan memori jangka pendek, mudah tersinggung, dan sering lupa apa yang baru saja ia ucapkan. Bicara menjadi tidak jelas, koordinasi tubuh melemah, dan emosinya naik turun tanpa alasan yang jelas. Pada tahap ini, tubuhnya masih bertahan secara fisik, namun otaknya mulai menunjukkan tanda tanda kelelahan ekstrem.

Hari ke 6 hingga ke 9 menjadi titik kritis. Randy mulai mengalami paranoia dan halusinasi visual. Ia beberapa kali mengira benda mati sebagai makhluk hidup. Salah satu kejadian paling terkenal adalah ketika ia melihat rambu lalu lintas dan mengira itu adalah manusia yang sedang berdiri. Persepsinya terhadap realitas semakin kabur. Saat dilakukan tes kognitif sederhana seperti menghitung mundur dari 100 dengan pengurangan 7, Randy tiba tiba berhenti di angka 65 dan berkata ia lupa apa yang sedang ia lakukan. Otaknya seakan terputus dari proses berpikir normal.

Pada hari ke 11, kemampuan mental Randy berada di titik terendah. Rentang perhatiannya sangat singkat, ekspresi wajahnya kosong, dan ia kesulitan berkomunikasi. Meski demikian, pemeriksaan medis tidak menunjukkan kerusakan fisik permanen pada otaknya saat itu. Ini justru menjadi temuan penting bagi dunia sains bahwa kurang tidur ekstrem bisa melumpuhkan fungsi kognitif tanpa langsung merusak struktur otak.

Setelah eksperimen dihentikan pada 8 Januari 1964, Randy langsung dibawa ke fasilitas medis. Ia tertidur sekitar 14 jam tanpa henti. Setelah bangun, ia tampak pulih secara fisik dan mampu beraktivitas normal dalam beberapa hari. Pada saat itu, para peneliti menyimpulkan bahwa efek deprivasi tidur bersifat sementara.

Namun kisah ini tidak berhenti di sana. Puluhan tahun kemudian, dalam beberapa wawancara, Randy Gardner mengungkapkan bahwa ia mengalami insomnia kronis berat dalam jangka panjang. Ia sendiri meyakini pengalaman ekstrem di masa remajanya meninggalkan dampak psikologis mendalam, meski dunia medis tidak memiliki bukti klinis kuat untuk memastikan hubungan sebab akibat secara langsung.

Kasus Randy Gardner menjadi pelajaran besar bagi dunia medis dan masyarakat umum. Eksperimen ini menunjukkan bahwa tidur bukan sekadar waktu istirahat, melainkan kebutuhan biologis fundamental bagi otak manusia. Tanpa tidur, realitas bisa terdistorsi, emosi tak terkendali, dan kemampuan berpikir runtuh secara perlahan.

Karena risiko kesehatan yang serius, Guinness World Records akhirnya menghentikan pencatatan kategori rekor tidak tidur. Keputusan ini diambil untuk mencegah orang lain meniru tindakan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan jiwa.


Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar Pembaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

๐Ÿ  Berita Terbaru Lainnya
Radar News dan Iklan

Wamendagri Bima: Kolaborasi Desa dan Kampus Perkuat Kapasitas Kepala Desa

Ridwan Onchy
4321800 Views
30 Jun 2026

Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM

Gilang Ramadan
79 Views
28 Jun 2026
Radar Daerah
Radar Nusantara
51 V | 03/07/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
53 V | 30/06/2026
Aulia Lia
62 V | 30/06/2026
Radar Nusantara
71 V | 30/06/2026
Derian Sapawi
35 V | 30/06/2026
Gilang Ramadan
54 V | 30/06/2026
Radar Nasional
Radar Internasional

Guinea-Bissau Tegaskan Dukungan Penuh atas Kedaulatan Maroko di Sahara

Robi Mabruloh โ€ข 67 Views
30 Jun 2026

Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force

Ridwan Onchy โ€ข 48 Views
23 Jun 2026

James Bond Baru Masih Dirahasiakan, Amazon MGM Janji Pilih Aktor Dengan Hati-hati

Kamal Saputra Prabowo KSP โ€ข 43 Views
23 Jun 2026

Uni Eropa Hapus Baterai Tanam: Semua Smartphone 2027 Wajib User-Replaceable

Ridwan Onchy โ€ข 70 Views
21 Jun 2026

Bertemu Queen Mรกxima di Belanda, APINDO Dorong Kesehatan Finansial Pekerja

Ridwan Onchy โ€ข 45 Views
17 Jun 2026
Olahraga
Radar Ekonomi

Tutup Sarasehan KSTI 2026, Prabowo Dorong Riset dan Inovasi Jawab Tantangan Bangsa

Ridwan Onchy โ€ข 65 Views
28 Jun 2026
Politik
Robi Mabruloh
67 V | 30/06/2026
Harun Arrasid
43 V | 28/06/2026
Kamal Saputra Prabowo KSP
101 V | 20/06/2026
Ridwan Onchy
3800987 V | 17/06/2026
Ridwan Onchy
50 V | 21/05/2026
Robi Mabruloh
69 V | 19/05/2026
Radar TNI & Polri

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
53 V | 30/06/2026
Radar Terkini

Korem 132/Tadulako dan Warga Gotong Royong Bersihkan Gedung Juang Palu

Kamal Saputra Prabowo KSP
53 Views
30 Jun 2026
© 2026 Copyright ยฉ 2026 Kma dan Radar Nusantara. PT Sanjaya Persada Pratama. All rights reserved