banner 728x90

Tuan Hola Van Garut & Parakan Salak

Ridwan Onchy
Mengutip Dari Berbagai Sumber: Teh Java Preanger 2014, Preanger Planters (Her Suganda), Album Garut Tempo Doeloe (Sudarmono Katam), Semerbak Harum Bunga di Bandung Raya (Haryoto Kunto).
Mengutip Dari Berbagai Sumber: Teh Java Preanger 2014, Preanger Planters (Her Suganda), Album Garut Tempo Doeloe (Sudarmono Katam), Semerbak Harum Bunga di Bandung Raya (Haryoto Kunto).
banner 468x60

Holle juga ahli sastra Sunda yang fasih berbahasa Sunda, sehingga dia satu-satunya penerjemah naskah-naskah Sunda di Garut kala itu. Salah satu karyanya yang mencengangkan, penelitiannya tentang “De Batoe Toelis te Buitenzorg” (prasasti batu tulis di Bogor) hingga kini menarik perhatian para arkeolog.

Juragan Sepuh atau KF Holle lebih senang mengabdi untuk pribumi, yang salah satunya bersahabat dekat dengan Penghulu Garut, Muhammad Musa dan memilih jadi pengusaha perkebunan daripada jadi birokrat Hindia Belanda.

banner 325x300

Holle pun dikenal sebagai pembawa perubahan cara berpikir masyarakat Garut dari tradisional ke modernitas. Warga Garut yang dulunya tidak paham berkebun, menjadi pintar berkebun yang dibuktikan dengan adanya Kacang Hole atau kacang asli garut.

Selain Tuan Hola di Garut, rupanya ada lagi satu Holle di Parakan Salak Sukabumi, (adik misannya Pieter Holle) bernama Adriaan Walraven biasa disingkat AW Holle. Selain jadi boss perkebunan teh di Parakan Salak Sukabumi, AW Holle sangat tergila-gila dengan kesenian Sunda. Sehari-hari AW Holle selalu tampil memakai sarung dan iket kepala yg merupakan pakaian tradisional Sunda.

BACA JUGA : Sejarah Tanah Jawa

Saking gemarnya AW Holle menabuh gamelan bersama buruh2 perkebunan, ia sering lupa diri sbg boss kebun. AW Holle diketahui sangat pintar bermain rebab dua dawai, alat gesek yg sulit dimainkan.

Hebatnya, tahun 1883 dikirim misi kesenian sunda gamelan “Sari Oneng” Parakan Salak Sukabumi ke Amsterdam (1883), Paris (1889) bahkan ke Chicago, USA (1893), semuanya sekalian promosi teh.

Sampai-sampai komponis Prancis terkenal Claude de Debussy terpengaruh gaya salendero dan pelog yang dimainkan Gamelan Sari Oneng Parakan Salak yg banyak diundang di kampus2 musik (etnomusikologi) Eropa dan Amerika ini. Uniknya, saking lamanya melanglang di luarnegeri, ada pemain yg melahirkan di Amerika ! (duka tah…. Cobi cek ayeuna, saha nami aki/nini ti Parakan Salak nu lahir di Chicago)

Lanjut Baca Ke Halaman 3

banner 325x300

Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

banner 728x90

Eksplorasi konten lain dari Radar Nusantara

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version